Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Main Belakang

Main Belakang

​Deg. ​Gerakan tangan Clara yang hendak menyuap potongan steak kedua langsung membeku di udara. Wajah wanita itu menegang, matanya membelalak tak percaya mendengar serangan balik yang begitu berani dari wanita yang selama ini ia anggap tak berdaya.
10791 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai dagu belah
Baca
+Pustaka
Disayang Duda Kaya

Disayang Duda Kaya

“Ibu dimana?” “Di taman belakang. Sama Bara,” ucap Lila sambil menunjuk arah Diani dan Bara yang sedang duduk bersama. Wanita paruh baya yang dirindukan Sagara itu tampak sedang bercerita entah apa dengan Bara. Diani begitu antusias, sedangkan keponakan yang baru pertama ia jumpai itu tampak diam saja. “Aku kesana dulu ya, Mbak!” ucap Sagara yang segera berlalu begitu saja tanpa pamit pada Kakaknya.
6.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 162 kali sebagai dagu belah
Baca
+Pustaka
Mas Duda (Indonesia)

Mas Duda (Indonesia)

Astaga! "Siapa dalangnya?" Pras kembali bertanya dengan nada suara yang menggeram kesal, kentara sekali jika pria dia tengah diselimuti amarah yang mendadak naik pesat. Gelengan kepala seluruh dosen cukup yang menandakan jika mereka tak tahu. Mereka hanya ikut-ikutan saja saat gosip menyeruak luas. Tanpa berkata apapun lagi Pras memilih melangkahkan kakinya keluar dari sana. Rasanya sangat pengap jika terus-terusan berada lebih lama lagi di situ.
9.7145.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.5K kali sebagai dagu belah
Baca
+Pustaka
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

Baraka sengaja dibawa oleh Duda Dadu ke tempat itu, sebab tempat itu sepi, cocok untuk belajar ilmu kanuragan. Duda Dadu tampak bersemangat memberikan pelajaran ilmunya kepada Baraka. "Ini namanya jurus 'Paruh Bangau'," kata Duda Dadu sambil mengembangkan kedua tangan dengan ujung tangan saling menguncup seperti paruh siap mematuk. Kakinya diangkat satu, seperti anjing mau pipis. Badannya sedikit dimiringkan.
1031.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 776 kali sebagai dagu belah
Baca
+Pustaka
RADANIA

RADANIA

Raga Arsen Vallario Ga lo baik-baik aja kan? Gagaga Gaa dimanaa Raga gue kabur ni Raga pulang Ga pulang dong gue takut Sendiri Raga Tau ah Raga gue sebel Sama lo! Sudah banyak Pesan yang Dania kirimkan namun tak ada satupun yang Raga baca, Dania juga sudah berusaha menghubungi Raga tapi tidak diangkat sungguh Dania sangat khawatir lalu ia berinisiatif untuk menghubungi teman-temannya Raga, namun Sama tidak ada satupun yang mengangkat telpon nya Dan hanya tersisa satu yaitu Bima.
9.54.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai dagu belah
Baca
+Pustaka
Cinta Sagita

Cinta Sagita

Dan kini ia malah ditertawakan begitu saja. "Kamu sudah siap Sagita? Sudah siap dong. Kamukan sudah puasa dibuat Danar kan? Danar sengaja begitu. Supaya nanti gampang pas belah-belah kamu. Organ kamu bersih, tidak terlalu banyak kotoran. Aduh, saya kok jadi pengen ngeliat proses belah-belahnya ya. Biar rasa sakit saya ini terbalaskan."
1015.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 523 kali sebagai dagu belah
Baca
+Pustaka
Kaisar, Jangan Meminta Lebih

Kaisar, Jangan Meminta Lebih

Ia baru menyadari rencana sebenarnya Ravia. Ravia tersenyum dingin. Tangannya meraba belati yang tersembunyi di balik pinggangnya. “Maafkan aku, Daiyu. Tapi peranmu sebagai boneka sudah selesai. Sekarang, kau lebih berguna sebagai mayat.” Ravia menghunus belatinya. ***
1013.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 369 kali sebagai dagu belah
Baca
+Pustaka
KUKIRA MISKIN, RUPANYA CEO

KUKIRA MISKIN, RUPANYA CEO

Saat ini ia hanya memiliki satu pegangan yaitu Dahlia. "Dengarkan aku, Bel. Ketika kaca ini berhasil pecah, kamu harus berlari sekencang-kencangnya. Abaikan rasa sakit di selangkanganmu itu. Besok kalau kamu sudah menikah, jadi enak kok," cerocos Dahlia yang membuat Belinda mengeram kesal. Teganya Dahlia sesantai itu menanggapi kemalangannya. "Apa kamu sedang balas dendam?!" gerutu Belinda kesal.
1057.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai dagu belah
Baca
+Pustaka
Alexa (Jamilah Binti Surip)

Alexa (Jamilah Binti Surip)

Ia memegang durian dengan tangan telanjang dan mencongkel ruas durian dengan ujung parang. "Memangnya kamu tahu cara membuka buah durian?" Dalam keadaan berjongkok Gala menggeser posisinya hingga kembali bersisian dengan Jamilah. Ia juga dengan sengaja menggunakan kata membuka, dan bukannya membelah seperti yang dikatakan Jamilah tadi. Ia ingin Jamilah menyadari perbedaan kalimat membelah dengan membuka. Selintas memang maksudnya sama. Namun artinya tentu saja jauh berbeda.
1023.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 619 kali sebagai dagu belah
Baca
+Pustaka
SUAMIKU KETUA GENG MOTOR

SUAMIKU KETUA GENG MOTOR

tambah Danish dengan mulut penuh potato wedges. Sagara dan Viana saling pandang, tertawa kecil di balik gelas minuman mereka. Sagara mencolek Viana pelan dan berbisik, "Untung kita nikahnya rahasia. Kalo nggak, bahan gini bisa tiap hari."
106.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 226 kali sebagai dagu belah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status