Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dipinang Kakak Angkat

Dipinang Kakak Angkat

"Tentu." Setelah sejak tadi berdiri di dekat pintu, Sagara akhirnya melangkah maju mendekati pria yang sejak tadi tak bergeming, hingga ketika akhirnya sampai di dekat pria itu, yang dia lakukan adalah; membungkukan badan untuk kemudian meraih dagu pria tersebut agar bisa dia tatap dengan jelas. "Direndra Yudistira Pribawa, lelap banget kamu tidurnya, Jagoan."
1015.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 348 kali sebagai dagu belah
Baca
+Pustaka
Alexa (Jamilah Binti Surip)

Alexa (Jamilah Binti Surip)

Ia memegang durian dengan tangan telanjang dan mencongkel ruas durian dengan ujung parang. "Memangnya kamu tahu cara membuka buah durian?" Dalam keadaan berjongkok Gala menggeser posisinya hingga kembali bersisian dengan Jamilah. Ia juga dengan sengaja menggunakan kata membuka, dan bukannya membelah seperti yang dikatakan Jamilah tadi. Ia ingin Jamilah menyadari perbedaan kalimat membelah dengan membuka. Selintas memang maksudnya sama. Namun artinya tentu saja jauh berbeda.
1023.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 614 kali sebagai dagu belah
Baca
+Pustaka
KAMPUNG HALIMUN

KAMPUNG HALIMUN

Duag Duag Duag Oaaaaaa Oaaaaaa Makhluk berbentuk Bayi besar tersebut muncul dan memaksa masuk ke ruangan Dudung dan Dian berada, bahkan dia mencoba merusak lemari dan meja yang sudah disimpan disana dengan cara mendorongnya. Dan itu membuat Dian yang baru pertama kali melihatnya hanya bisa terdiam sambil memegang ujung kursi dan tidak bisa berbuat apa-apa, karena dia merasakan ketakutan yang mendalam ketika melihat makhluk yang baru dia lihat seperti ini.
9.630.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai dagu belah
Tampilkan Ulasan (22)
Baca
+Pustaka
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
Joy Julia
Sepertinya mending selesaikan Warung Tengah Malam dulu Thor, sudah terlanjur seru, biar bs fokus satu per satu dulu. Kampung Halimun seru jg, tp blm panas. Bakal geregetan kalau disana masih bersambung, disini bersambung
Baca Semua Ulasan
Dua Sisi

Dua Sisi

“Cowok?” “Cowok siapa, Ra?” timpal Rumy. “Itu ... cowok yang kita temuin di kantor. Yang namanya Agus.” “Agus? Memangnya di kantor ada yang namanya Agus, yo, Ay?” Kendis mencoba untuk megingat-ingat. “Maksudmu Gus Ahmad?” cecar Ayu. “Oh jadi namanya Gus Ahmad, bukan Agus!” “Bukan Agus! Namanya Ahmad Al Muzaki. Tapi biasa dipanggil Gus Ahmad,” ungkap Rumy.
108.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 282 kali sebagai dagu belah
Baca
+Pustaka
Mas Duda Nyebelin

Mas Duda Nyebelin

"Cemburu?" Celita mengangguk lalu memutar bola matanya, "Ya ampun pak, sekarang saya gak heran kenapa bapak jadi duda dua kali. Gak pekaan sih jadi orang! kalo gak peka dan gak gerak cepat nanti keburu di ambil orang pak Heera nya!" roasting Celita, untung saja Sean mencerna ucapan Celita dengan bijak, kalau tidak sudah Sean pecat Celita sekarang juga.
9.8325.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.8K kali sebagai dagu belah
Baca
+Pustaka
Duda Ganteng Meresahkan (Dugem)

Duda Ganteng Meresahkan (Dugem)

Jadi pria dewasa yang tadi siang mencuri perhatiannya adalah seorang duda? Malamnya sebelum tidur, Dini bermain dengan ponselnya. Gadis itu kemudian kembali teringat dengan sang duda yang tinggal di sebelah rumah. Ia mengingat setampan apa wajahnya dengan garis dagu yang tegas. Bahkan Dini kembali membayangkan jenggot tipis di dagu itu. Kedua mata Alex juga begitu indah.
10.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 414 kali sebagai dagu belah
Baca
+Pustaka
Balas Dendam Terindah

Balas Dendam Terindah

ujar Rosemaya. Perempuan itu berusaha menguatkan diri dan menyeka air matanya yang tak pernah surut. Dipakainya hijab hitam, serasi dengan gamis hitam panjang yang tengah digunakannya, untuk menemui para pelayat yang masih berdatangan menyampaikan bela sungkawa pada Welly. "Kamu mau ke mana, Rose?" tanya Bu Gina yang tengah sibuk merapikan beras, minyak dan bahan mentah yang dibawa para pelayat.
104.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 176 kali sebagai dagu belah
Baca
+Pustaka
Retaliation For Enemies (Pembalasan Sang Putri)

Retaliation For Enemies (Pembalasan Sang Putri)

Bela yang hendak pergi, justru di dorong oleh Saguya. "Apa yang Kau lakukan?" tanya Bela. "Seperti yang Kau lakukan," jawab Saguya. "Kalau begitu Aku tidak mau membantumu," ucap Bela. Dia sepertinya sangat marah pada Saguya. "Silahkan, Aku juga tidak mau membantumu." Saguya sama sekali tidak takut dengan ancaman dari Bela, Dia meninggalkan temannya itu. "Kalau Dia berani mengganggu Pandu, awas saja." saking kesalnya, Bela sampai mencabut rumput di tempatnya jatuh.
109.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 325 kali sebagai dagu belah
Baca
+Pustaka
Dewa Naga Hitam

Dewa Naga Hitam

Paviliun Seribu Harta bintang. Setelah meninggalkan arena, Fang chen dan dua orang lainnya tiba di Paviliun Seribu Harta bintang Kota Violet. Paviliun Seribu Harta bintang, sesuai dengan namanya, memiliki banyak harta yang tak terhitung jumlahnya. Keterampilan Bela Diri, Teknik kultivasi, senjata, pil, bahan, dan sebagainya. Itu juga merupakan tempat paling ramai di Kota Violet.
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai dagu belah
Baca
+Pustaka
Jagat Kelana

Jagat Kelana

Duar Slash Sleb Tiga suara perpaduan dua benda membuat Wedari untuk sesaat menghentikan gerakannya merobek perut Akshita. Cahaya merah telah merubah putihnya asap menjadi merah darah kemudian muncul harimau putih bercahaya kemerahan dan bersayap. "Lepskan wanita itu jika kau masih ingin hidup!" perintah Jagat.
1020.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 558 kali sebagai dagu belah
Tampilkan Ulasan (10)
Baca
+Pustaka
Embunayu
Kak author yang baik. ijin promosi novel pertama saya ya Judul: Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api cerita: Perjalanan mencari jati diri Pangeran Karna setelah diusir karena dia adalah Sampah. Dibantu leluhur dan Dewa Perang dirinya menemukan inti jiwanya dan menjadi pewaris terkuat
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Ini adalah kisah petualangan Lin Chen hingga menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan para Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status