AKU MENIKAH DENGAN PRIA YANG MEMBENCIKU
Wajah Arifin berubah sedikit lebih serius, namun senyumnya tetap terpasang.
"Sayang sekali ya... Kebahagiaan yang terlalu besar dan terlalu tampak di depan mata itu sering kali membuat orang menjadi lengah dan sombong. Dan kita tahu kan... celaka, bahaya, dan kehancuran itu bisa datang kapan saja, di mana saja, tanpa ada yang menduga?"
Kalimat itu terdengar seperti basa-basi atau pujian biasa bagi orang yang mendengar dari jauh, tapi bagi Reza dan Kalia, itu jelas-jelas merupakan ancaman maut yang terselubung sangat halus.
الفصول الرائجة