WARISAN DEWA YANG TERSEMBUNYI
“Kau tidak sendirian, Ardyn. Kami akan bernyanyi bersamamu.”
Dan di langit, bulan penuh perlahan muncul, sinarnya menerangi reruntuhan menara. Itu bukan akhir, melainkan awal dari babak baru—konflik yang lebih halus, lebih berbahaya, karena kegelapan kini tidak lagi datang dalam wujud raksasa, melainkan menyusup ke hati manusia.
---