Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pembalasan Menantu Sampah

Pembalasan Menantu Sampah

Beberapa di antaranya tidur dengan wajah yang tertutupi, mencoba melindungi diri mereka dari dunia luar yang keras dan tanpa ampun. Di pojok-pojok gelap, preman-preman gelap tampaknya menunggu dalam bayangan, mata mereka melotot dan mencari-cari potensi sasaran. Suasana gelap ini menjadi panggung bagi aktivitas gelap dan tersembunyi yang mungkin takkan pernah terungkap. Seakan-akan kesedihan dan penderitaan menyatu dengan udara malam ini, menciptakan suasana yang menakutkan dan mencekam.
1076.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai poetry about darkness
Baca
+Pustaka
Daniel Si Pengembara

Daniel Si Pengembara

ucapnya dengan jelas "kau terlalu menyedihkan!" "Yang kulihat saat ini adalah ... aku tak bisa menjelaskannya... hal ini benar benar menyedihkan! sebuah kegelapan yang menghasilkan sebuah cahaya terang? ayolah! kegelapan lebih bagus ketika itu menjadi kegelapan! dan kau? lihatlah dirimu sendiri!" "aku tak bisa kegelapan membuat sesuatu menjadi sebuah kejahatan dan kejahatan adalah hal yang buruk jadi aku..." dia menjawab dan terdiam
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai poetry about darkness
Baca
+Pustaka
Legenda Pendekar Keris Naga Perak

Legenda Pendekar Keris Naga Perak

"Dalam cahaya yang terang dan suci, Kami mengusir kegelapan yang mengancam. Dengan kekuatan yang murni dan tulus, Kami menolak kehadiranmu, Si Tanah Darah. Dengan setiap hembusan aroma keajaiban, Kami memperkuat mantra kami, Menghilangkanmu dari tempat ini, Dan mengembalikan kedamaian kepada alam. Tak ada kekuatan gelap yang mampu menandingi, Cahaya kebenaran yang memenuhi hati kami. Dengan satu tekad, kami berdiri bersama, Melenyapkanmu, Si Tanah Darah, dari kegelapan." Suara Mada bergema dalam keheningan malam, didukung oleh aroma parfum keajaiban yang menguar di sekeliling mereka. Cahaya lampion semakin bersinar terang, membawa harapan dan perlindungan bagi mereka.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai poetry about darkness
Baca
+Pustaka
Sisa Cahaya di Jalan Gelap

Sisa Cahaya di Jalan Gelap

Seperti cermin yang memantulkan apa yang selama ini ia rindukan: kehormatan, kasih sayang, dan rumah yang penuh dengan cinta. Dengan hati yang kembali perih, Ratri berjalan menuju wisma. Malam nanti akan kembali datang, dan ia harus kembali menjadi “Ratri yang lain”. Tapi di dalam hatinya, doa itu semakin kencang: Semoga suatu hari aku bisa keluar dari jalan gelap ini… dan menemukan cahaya yang benar-benar milikku.
622 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai poetry about darkness
Baca
+Pustaka
Angkasa Merah di Kota Kertas

Angkasa Merah di Kota Kertas

Kami akan menikmati itu sebagai cahaya dan kegelapan yang tidak akan tergantikan. Dalam satu ruang bernama cakrawala dan waktu bernama realitas. Dan bukankah itu masalahnya? Segelap apa pun suatu malam, seterang apa pun suatu bintang, pada akhirnya, malam yang hampa akan selalu menanti matahari terbit. Dengan menutup mata dari realitas pahit, bertameng kata kebahagiaan, kami terus mengukir, mengacau, dan tanpa pernah sadar bahwa kami selalu menanti ini.
107.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 163 kali sebagai poetry about darkness
Baca
+Pustaka
Your Dark Horse

Your Dark Horse

Semakin cepat kita tiba, mungkin akan semakin baik. Ku percepat laju kudaku hingga akhirnya kami tiba di depan rumah tua yang terlihat tidak berpenghuni ini. Kenapa begitu gelap? Apa tidak ada orang sama sekali di dalamnya? Atau sengaja penjahat itu matikan semua lampu agar identitasnya tidak terlihat? Ku keluarkan belati tajam dari kantung pakaian ku. Perlahan ku buka pintu rumah itu, dan sebuah serangan dengan cepat berhasil ku tangkis.
3.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai poetry about darkness
Baca
+Pustaka
Dark Circle

Dark Circle

Tak peduli tentang Jingga yang saat itu sedang marah padanya. Jingga hanya bisa memandang kepergian Arga di tengah kegelapan malam itu. Meninggalkan perasaan kesal dan marah yang belum terlampiaskan.
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai poetry about darkness
Baca
+Pustaka
Impian Keluarga Bahagia

Impian Keluarga Bahagia

“Jika kau sedang memiliki masalah dan beban yang berat, lihat saja matahari. Sinarnya akan menyelimuti seluruh duniamu, dan itu akan menghilangkan semua kegelapan di dalam hatimu. Saat kau memejamkan mata, maka kegelapan yang sedang ada di dalam pikiranmu seketika akan berubah menjadi terang.” Tyr merasa tercengang dengan kalimat yang di ucapkan oleh Shaun, ternyata ucapannya memang benar. Ketika Tyr membuka matanya untuk melihat sinar matahari, ada secercah harapan di hadapannya. Seolah-olah semua kegelapan telah sirna. Ketika dia tidak tahan dengan rangsangan matahari dan segera menutup matanya, lalu dia merasakan kegelapan di dalam dirinya.
8.81.9M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56.4K kali sebagai poetry about darkness
Tampilkan Ulasan (275)
Baca
+Pustaka
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Nisa Nurpasa
Mampir juga yuk ke novel 'Menikahi Gadis Desa' ... Sarah Larasati, terpaksa menerima perjodohan dengan seorang pria kota bernama Fabian Aditama. Bukan tanpa alasan ia menerima perjodohan ini, hutang sang ayah lah yang menjadi alasannya. Akankah Sarah bahagia bersama pasangannya kelak? Atau hanya p
Baca Semua Ulasan
Devil (Indonesia)

Devil (Indonesia)

“Lambat laun, Nadja ... aku akan menjadi satu-satunya pria yang kaucintai. Hanya aku di hati dan pikiranmu, di setiap helaan napasmu. Hanya namaku yang memenuhi otakmu, Xander ....” Dengan sekuat tenaga mulutku mengeluarkan pekikan yang sangat keras, membuat telingaku berdenging sakit. Lalu bayangan si iblis bermata hijau dan juga ladang lavender bergoyang, lantas hancur berkeping-keping. Kemudian mataku terbuka dan mendapati langit-langit kamar temaram yang hanya diterangi cahaya keperakan bulan purnama. Napasku tersengal.
1038.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 846 kali sebagai poetry about darkness
Baca
+Pustaka
4 PUSAKA PENAKLUK JAGAT

4 PUSAKA PENAKLUK JAGAT

Dia pun mulai merafalkan mantra dengan suara nyaring. “Wahai kegelapan yang sembunyi di balik terang, terbitlah! Wahai jiwa-jiwa yang terhempas dari langit dan tertolak oleh bumi, datanglah! Wahai kebencian dan dendam yang bersemayam di hati manusia, berkobarlah! Aku berseru pada gerbang neraka di bawah lapisan bumi yang ketujuh, terbukalah! Hadirlah kau, wahai sukma yang menyimpan amarah! Aku mengundangmu ke tempat ini!”
105.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai poetry about darkness
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status