Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Davira

Davira

batinnya frustasi. "Enghh!" suara Davira yang mengerang, Haikal dapat melihat jelas gadis itu yang menggeliatkan tubuhnya dengan mata terpejam. Selimut yang menutupi sekujur tubuh tingginya melorot merosot ke bawah lantai akibat pergerakan Davira yang super. Haikal menatap tak berkedip pada sepasang kaki jenjang mulus dengan warna kulit tak terlalu putih namun juga tak terlalu hitam. Warna kulit tubuh Davira cenderung kuning langsat yang menjurus ke eksotis, hal itu yang menjadi daya tarik tersendiri untuk Haikal yang tergugah dengan suguhan di atas ranjang sana.
6.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 173 kali sebagai dasha
Baca
+Pustaka
ADHARA

ADHARA

jawab Dirga santai "Ouh gitu yah," "Oh my good Liss liat deh-" Farah menutup mulutnya kaget lalu memperlihatkan sebuah foto yang baru saja Farah liat dilaman i*******m miliknya. Foto seorang perempuan bertopeng dengan dress ketat diatas lutut dimana yang menjadi fokus keduanya adalah pin yang dipakai didada perempuan tersebut, pin kampus universitas Abdi Jaya
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai dasha
Baca
+Pustaka
Chandra

Chandra

Fani buka suara. Khanza menghela nafas kasar. Kedua gadis di hadapannya tidak membantu sama sekali. Jalan pikiran mereka terlalu aneh untuk Khanza yang merasa dirinya normal. Mereka berdebat cukup lama masalah nama genk. Hingga akhirnya mereka menemukan keputusan. Mereka menamakan genk mereka Gadis Bulan Merah. Fani yang tetap ingin menamakan genk mereka manusia akhirnya merubahnya menjadi gadis, bulan adalah usulan Rain karena ia suka bulan, dan merah adalah warna favorit Khanza. Mereka terlihat gembira, ya meski Khanza yang terlihat benar-benar gembira karena Fani dan Rain bersikap biasa saja.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 121 kali sebagai dasha
Baca
+Pustaka
Raina

Raina

Pandai sekali actingmu, Raina! “Namanya Ishika Adinda Bagaskara..” Aku menoleh terkejut. “Nama siapa?” Raka menegakkan tubuhnya, bersandar pada kursi kemudi. Lantas menoleh padaku. “Sisi,” katanya. “Sisi? Dia siapa?” “Anak Dinda yang aku pikir awalnya adalah anakku, Ternyata itu anak Dinda dengan selingkuhannya.” Raka mencengkeram stir mobil dengan kuat sampai buku-buku jarinya memutih.
109.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 304 kali sebagai dasha
Baca
+Pustaka
ZANNA

ZANNA

Masih tahu diri siapa Kafka, dan Fanna hanya cewek biasa disekolahnya. "Dia itu penyanyi, suaranya bagus banget. Bukan cuman penyanyi, si Kafka itu selebriti i*******m. Pokoknya dia itu multitalenta banget, apa aja bisa." papar Fanna, matanya menatap Kafka yang tengah dihukum oleh pak Edi. Zanna hanya menganggukan kepala saja, pantas dia tidak asing dengan wajahnya. Ternyata, Kafka adalah selebriti i*******m yang dia follow waktu lalu.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai dasha
Baca
+Pustaka
Safira Aswanta

Safira Aswanta

Diantara semua foto yang ditunjukkan mamanya kemari, hanya dia sendiri yang berbeda. “Dengan warna kulitnya yang putih lilin dibalut dengan baju warna hitam, rambut panjang yang berwarna hitam juga ditambah wajah datarnya. Kalau bertemu langsung dengannya pasti bisa tahu. Kalau dia tidak suka dengan perjodohan ini, itu akan semakin bagus” kata Daren dalam hatinya. Saat Daren sudah sampai di besment dan menuju mobilnya terparkir, tiba-tiba dia mendengar suara Siska memanggilnya dengan ngos-ngosan. Mungkin karena efek berlari mengejarnya.
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai dasha
Baca
+Pustaka
Nadira

Nadira

Tentu saja dari mimpi bunda Kata bunda, di dalam mimpinya, seorang gadis kecil berumur lima tahun sedang menjaga sosok bayi mungil, bayi laki-laki. Lantas, ketika bunda Alle mendekat, gadis kecil itu mendongak lalu berdiri dan berlari kecil ke arahnya. Dengan suara khas anak kecil, dia mengaku dirinya bernama Nadira, memanggilnya, bunda. Dan bercerita dengan semangat tentang bayi laki-laki yang tengah berbaring di atas kasur di kamar tersebut.
3.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai dasha
Baca
+Pustaka
Amanda

Amanda

Wah, dilihat dari dekat tambah ganteng saja orang ini, batin Amanda dag-dig-dug tak karuan. “Miss, kenalkan ini anak saya satu-satunya, papanya Celine. Namanya Joshua. Umurnya tiga puluh tujuh tahun dan sudah mapan secara ekonomi. Dia bekerja meneruskan pabrik kosmetik milik keluarga kami yang sekarang semakin berkembang….”
1017.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 475 kali sebagai dasha
Baca
+Pustaka
OH DUDA

OH DUDA

"Sakina...." Sumpah demi apa pun, Sakina nyaris menyemburkan minumannya saat mendengar suara berat menyebut namanya. Awalnya ia menyangka tengah berhalusinasi, tapi saat kepalanya mendongak, Sakina sadar betul kalau ini nyata. Ya, Erzha kini ada di hadapannya. "I-iya?" Sakina sedikit terbata. "Kebetulan banget kamu ada di sini. Hmm, tadi kayaknya kamu ngejatuhin ini deh," kata Erzha seraya menyerahkan sebuah lipstik pada Sakina.
3.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai dasha
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status