Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pengantin Pengganti untuk Presdir Lumpuh

Pengantin Pengganti untuk Presdir Lumpuh

Cocoa Cafe, Korean Food. 11.30 AM Melissa mendorong kursi roda milik Erlangga memasuki kafe. Melissa mengamati seluruh interior kafe dengan wajah berdecak kagum. Erlangga mendongakkan kepalanya sedikit menatap Melissa, dia tersenyum mengejek melihat decak kagum di wajah gadis itu. “Aku tidak tahu di Seoul ada tempat seperti ini,” ucap Melissa.
917.8K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 551 kali sebagai daun cafe
Baca
+Pustaka
Senja Kian Memudar

Senja Kian Memudar

jengkel mengingat semua tingkah laku menyebalkannya si botak. *** Setelah selesai dari kampus sebelah gue dan Gita mampir dulu ke Cafenya Dion's. Cafe ini letaknya tidak jauh dari kampus gue paling jaraknya cuman tiga meter. Tata letak yang pas dan sangat nyaman menjadi daya tarik sendiri bagi siapaun yang kesini. Selain itu ownernya itu temen abangnya Gita jadi ya lumayanlah dapet diskonan. Mahasiswa dan diskon pasti tidak bisa dijauhkan guys.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai daun cafe
Baca
+Pustaka
Queen of Shield - Putri Sang Duke

Queen of Shield - Putri Sang Duke

Sesuai perintah dari ibu angkatnya itu, Koa diantarakan oleh Sir Ethan menuju kafe yang Madam Cleo maksud. Lonceng kecil yang terpasang di atas pintu berdenting nyaring ketika Sir Ethan membukakan pintu untuk Lady Koa. Kedatangan mereka sukses menarik perhatian seluruh pengunjung di kafe tersebut. Kafe dengan nama La Pallate yang cukup terkenal di kawasan elit Dorian Dukedom terlihat tidak terlalu ramai siang itu. Hanya ada beberapa gadis bangsawan yang tengah berbincang-bincang santai sembari menikmati minuman teh mereka.
1027.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 998 kali sebagai daun cafe
Baca
+Pustaka
FATAMORGANA

FATAMORGANA

seorang gadis memberikan minuman dingin dan sebungkus photato. "Silakan," kembali pelayan itu menyapa kemudian beranjak untuk berlalu. "Mbak!" Panggilan itu membuat pelayan berhenti sejenak. "Iya, Pak," jawabnya setelah membalikkan badan. Menatap tamu yang barusan memanggilnya. "Kalau nggak salah dulu di sini ada pelayan Cafe bernama Daiva. Boleh di panggilin?"
108.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 320 kali sebagai daun cafe
Baca
+Pustaka
Side Story of Erhan

Side Story of Erhan

Nadira mengedikkan bahu. Erhan tampak mengangguk-angguk mengerti. Kedekatan Nadira dengan kakak iparnya itu memang tidak bisa diragukan lagi. Erhan menegakkan tubuh, begerak setengah langkah dan berdiri di hadapan Nadira. "Temen aku punya cafe," ucap pria itu kemudian. "Nama cafenya Our Heaven. Kamu tahu?" Nadira menggeleng. "Dia mengusung tema private library. Disana ada rak-rak yang berisi buku fiksi dan non fiksi. Dia menamai cafenya Our Heaven karena ingin setiap pelanggannya yang gemar membaca merasa cafe itu seperti surganya pribadi. Buku-bukunya juga bisa disewa. Ada semacam kartu keanggotaan yang dibuat untuk para konsumennya. Ada area indoor, outdoor dan rooftop." Tutur pria itu men
9.824.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 944 kali sebagai daun cafe
Baca
+Pustaka
SEDUCING HOT DUDA

SEDUCING HOT DUDA

David tidak melayani, sebenarnya Verena tak peduli tinggal di belahan dunia manapun asal bersama David. Verena terus mengoceh dan David hanya diam. Mereka tiba di sebuah cafe yang bernama cafe Chinta, berjalan ke dalam Kafe Chinta akan terasa seperti berjalan ke sebuah pulau tropis yang terletak di tengah kota Perth. Tanaman hijau yang menjulang tinggi dan perabotan-perabotannya yang memiliki warna nan unik akan menyambut dan memanjakan mata, begitu masuk. Kafe yang memiliki gaya sangat indah ini memiliki sebuah bar yang dihias dengan air terjun, area bersantap yang luas yang ditutupi oleh pohon pakis dan palem, sebuah toko cinderamata dan chai latte terbaik di Perth. Mereka juga menyajikan
1094.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai daun cafe
Tampilkan Ulasan (52)
Baca
+Pustaka
Bunga Lily
Penasaran Reaksi Gerald & Rara wkwkwkkk mak outhor benar2 dah, pdhal dulu pas Rara terima Gerald kembali, yg ada di otakku David akhirnya sama Kelsea, anggap saja bls jasa kebaikan David selama mereka di Australi... gmnpun David itu luar biasa membantu & sabar💞
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Ethereal

Ethereal

"Oh, mungkin wangi dari cafe di seberang sana, tuan." Damon dengan penasaran melirik ke arah satu-satunya cafe yang terlihat masih buka, sebuah cafe dengan ukuran yang tidak terlalu besar, tapi terlihat hangat dan nyaman. Hangat. Damon paling tidak tahan dengan dingin, terutama dingin hujan. Dan berteduh di dalam tempat yang hangat terdengar sangat menggiurkan untuknya. Apa lagi wangi makanan dari cafe tersebut bisa menembus kaca mobilnya, kalau memang sebaik itu, Damon bisa saja mengakusisi cafe beserta kokinya untuk menjadi bagian dari Gasendra Group.
102.9K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai daun cafe
Baca
+Pustaka
New duda
Baca
+Pustaka
Istri Kedua Sang Presdir

Istri Kedua Sang Presdir

Dia berjalan cepat, mengikuti petunjuk yang dia terima dalam pesan singkat terenkripsi. Tujuan Keandra adalah sebuah cafe yang terletak di tikungan jalan utama, tersembunyi di balik barisan pohon trembesi yang rindang. Kafe itu bernama Senja Pertama, sebuah tempat yang dirancang dengan kayu gelap dan kaca besar, memberikan kesan nyaman sekaligus elegan.
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 143 kali sebagai daun cafe
Baca
+Pustaka
Biarkan Aku Membantumu Nyonya

Biarkan Aku Membantumu Nyonya

Rasa cemburu itu sudah terlalu jelas. Kafe kecil itu berada di lantai atas sebuah bangunan tua. Rooftop-nya terbuka, hanya diterangi lampu-lampu gantung kuning dan beberapa lilin kecil di meja-meja kayu. Musik akustik pelan mengalun dari speaker kecil. Aurelia sudah duduk di meja pojok, memakai hoodie hitam dan celana jeans, rambutnya tergerai, wajahnya tanpa makeup. Ia terlihat lelah, tapi matanya tajam saat melihat Dava mendekat.
103.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai daun cafe
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status