Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Halte Cafe

Halte Cafe

Hingga membuat seorang pria mendongakkan kepala ke arah pintu masuk. "Selamat siang. Selamat datang di Halte Cafe," sambut Yuya sang Owner cafe. Mata pria itu sedikit menyipit tatkala melihat warna kelabu berpendar keluar dari tubuh Elea. Wanita dengan rambut diikat ke atas itu pun melangkah semakin jauh ke dalam cafe. Manik matanya berpendar ke seluruh ruangan. Dilihatnya, bahwa dindingnya berlapis batu bata cokelat. Tidak ada lampu yang digantung pada langit-langit. Melainkan sebuah tiang lampu minyak seperti London di zaman Jack The Ripper yang menyebar ke segala tempat.
2.6K viewsOngoingAdded to Library 63 Times as daun cafe
Read
+Library
Never Cease

Never Cease

Bagimana bisa, Lino sedekat itu bisa membuat Yuna diam seribu bahasa. -o- Satu bulan kemudian. Dahyun berada di sebuah Kafe bernama Peach Café. Tempat yang sangat recomended untuk makanan manis, seperti strawberry cake atau chocolate. Ia sedang menunggu seseorang yang sudah lewat beberapa menit dari perjanjian awal. "Baiklah aku akan memesan strawberry cake dan secangkir hot chocolate, sembari menunggu dia," monolog Dahyun, kemudian memesan.
3.1K viewsOngoingAdded to Library 84 Times as daun cafe
Read
+Library
Terpaksa Menikahi Musuh

Terpaksa Menikahi Musuh

Dan pada akhirnya di sinilah mereka sekarang. Duduk melingkup didepan meja berbahan kayu mahoni yang letaknya berada disudut ruang makan cafe itu. Eileen's Special Cheese Cake, adalah tempat yang direkomendasikan Daniel sejak satu bulan lalu kepada keluarganya untuk dikunjungi. Cafe yang lebih mirip dengan toko kue atau dessert itu terletak disekitar wilayah Nolita New York City, tepatnya di 17 Cleveland Place, Frnt A, New York City, NY 10012-4052. Meski tampilan luar dan nama cafe lebih terlihat seperti toko kue yang hanya menyediakan menu dessert. Namun di cafe ini juga menyediakan makanan berat layaknya cafe pada umumnya.
9.424.7K viewsCompletedAdded to Library 987 Times as daun cafe
Read
+Library
Menantu Super Kaya

Menantu Super Kaya

Hari ini dia ingin duduk santai di sebuah kafe mahal, bukan warung kopi murah yang selalu menemani hari-harinya waktu masih miskin. “Dyaja Djiwa, nama yang unik, semoga tidak hanya namanya yang unik.” Davin melangkahkan kakinya menuju sebuah kafe lantai dua. Kafe itu cukup besar untuk disebut kafe. Ukurannya mungkin bisa menampung puluhan orang.
8.41.2M viewsCompletedAdded to Library 46.0K Times as daun cafe
Show Reviews (129)
Read
+Library
D'sparage Je
enggak kebayang kalo cerita ini difilmkan, karakter Davin ini pasti keren banget. Tapi cuman satu kekurangan dari cerita ini, Authornya belum baca cerita The Destinable Of Light, petualangan Nando dalam menaklukkan negeri siluman akan memberikan warna yang berbeda buat para pembaca. Mangat Thor
Ayusqie
Di luar hujan, numpang neduh ya kak author. Siapa tau kaka2 di sini mau neduh juga di karyaku, judulnya SUSAHNYA JADI MAS JOKO, author Ayusqie.        Pecah nih, kak. Romancenya bikin ngilu, kocaknya menggelitik, n sedihnya bikin mewek. Silahkan mampir ya kak. Terima kasih kk author dan kk2 semua.
Read All Reviews
Taktik Menaklukan Ayah Musuhku

Taktik Menaklukan Ayah Musuhku

Aroma biji kopi panggang dan vanila langsung menyambutnya. Cafe itu tidak terlalu ramai, didominasi pencahayaan temaram yang memberikan privasi bagi para pengunjungnya. Mata Evelyn menyapu seluruh ruangan, mencari sosok pria dengan perawakan tegap dan rahang tegas yang sangat ia kenal. Dan ia menemukannya. Davian duduk di salah satu meja sudut yang agak menjorok ke dalam, membelakangi jendela.
1017.6K viewsCompletedAdded to Library 651 Times as daun cafe
Show Reviews (22)
Read
+Library
Arum Naru
Gr² judulnya jdi iseng mau baca dikit aja, tau2 udh bc smpai bab 119 dan smpai bab ini aku suka semua karakter yang ada disini, evelyn, Adriana, Victor, Julius, davian dkk. semuanya tu g ada yg aku benci karna punya perannya masing2. Adriana dan evelyn yg sejak awal udh jadi cegil duo favorit akuuu
Elisa avila
thor kok skrang cerita novel ini udah gak pernah mnggambarkan prasaan adriana & victor ya..? tiap ada bab yg mnceritakan adriana & vic, interaksinya terasa datar dan kaku sama sekali gak mnggambarkan suami istri yg saling mencintai, ayolah thor.. pmbaca paling suka dg luapan prasaan fl & ml yg manis
Read All Reviews
The Billionaire's Revenge

The Billionaire's Revenge

mungkin untuk memastikan kalau Darren memang pemilik sebuah café. Bahkan sedikitpun Martano tidak mengingat tentang Renata, dia sibuk mencari informasi tentang kebenaran berita yang dilihatnya di televisi. “Aku bukan pemilik cafenya, bapak kan tahu siapa aku ini. Mana mungkin orang sepertiku bisa memiliki sebuah café, yang pastinya memiliki modal yang banyak. Aku hanyalah pelayan disana, kebetulan café tersebut adalah milik majikanku,” jawab Darren sambil tergelak.
7.316.5K viewsCompletedAdded to Library 379 Times as daun cafe
Read
+Library
Bilur Bulir Bertaut

Bilur Bulir Bertaut

Sebuah kafe kecil di sudut jalan yang sering ia lewati. Di depan kaca kafe terpajang tulisan “Christmas Special” dengan hiasan daun pinus dan lampu kecil yang berkelap-kelip. Aroma kopi dan susu hangat langsung menyambut begitu ia membuka pintu. Di dalam, suasana masih cukup sepi, anya suara mesin espresso dan denting sendok di cangkir. Naomi berdiri di depan kasir. Naomi sebenarnya hanya ingin membeli matcha dan latte untuk Rahaal. Dia harus membalas untuk cheese cake kemarin.
1.3K viewsOngoingAdded to Library 28 Times as daun cafe
Read
+Library
My Mafia

My Mafia

Dan uang tabungannya itu jelas tidak sedikit. Hei, Caesaria tidak akan menjadi orang miskin di negara ini. *** One Fifteenth coffee. Itu adalah nama cafe yang Caesar tujui. Tempatnya sangat cocok untuk duduk sejenak sambil minum segelas kopi panas. Caesar masuk ke dalam cafe lalu duduk di meja yang berada di pojok. Setelah itu, datang seorang pelayan membawa buku dan pena untuk mencatat pesanan. Caesar membaca semua menu dalam buku lalu mengatakan pesanannya, "Hot Cappucino dan scrambled eggs. "
104.3K viewsOngoingAdded to Library 142 Times as daun cafe
Read
+Library
The Magic Of Friddenlux

The Magic Of Friddenlux

The Magic of Friddenlux Episode 4 Dicari pelayan paruh waktu, shift sore dari jam 3 sore hingga jam 11 malam. Laki-laki/perempuan. Dibutuhkan 2 orang. Gaji menjanjikan. -Nail's Cafe and Coffe- Langkah Audrey terhenti di sebuah papan pengumuman yang ada di depan kafe. Kalau ia mendaftar sebagai pelayan disini, tidak akan menganggu jam belajarnya.
9.926.9K viewsCompletedAdded to Library 591 Times as daun cafe
Read
+Library
JANGAN MENCINTAIKU, PAMAN!

JANGAN MENCINTAIKU, PAMAN!

Hide kembali mengeluh saat melihat keadaan cafe yang cukup ramai. “Jika tahu seperti ini, aku akan memintamu untuk mengosongkan kafe ini.” Hide memandang sekitar dengan tidak nyaman. Kafe yang mereka masuki, adalah kafe yang bertema maid. Ini berarti akan ada pelayan dengan dandanan ala maid lolita—rok mengembang pendek berwarna-warni dengan dada ketat—yang mondar-mandir melayani pengunjung sambil berkedip genit. Ada juga yang sudah duduk di atas pangkuan pengunjung—baik pria maupun wanita.
1020.4K viewsCompletedAdded to Library 610 Times as daun cafe
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status