Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kehidupan Setelah Perpisahan

Kehidupan Setelah Perpisahan

“Keren !" Danu tersenyum kecil, merasa usahanya benar-benar dimulai dengan baik. "Mau ngopi?" tanya Danu, menawarkan minuman hangat. "Boleh," jawab Yoga, senang dengan tawaran tersebut. Danu dan Yoga berjalan perlahan masuk ke dalam cafetaria yang lampunya sudah diredupkan. Meja-meja sudah dibersihkan, lantai masih sedikit lembap, dan aroma kopi masih menggantung di udara, menciptakan suasana nyaman yang sangat cocok untuk berbincang-bincang.
1013.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 375 kali sebagai dayana cafe
Baca
+Pustaka
Sepanas Belaian Chef Jonathan

Sepanas Belaian Chef Jonathan

Emma menghela napas pelan lalu mengangkat teleponnya, "Iya, halo." "Halo? Bisa bicara dengan Kaluna Dayana? Saya Pak Raka pemilik restoran Moon tempat Kaluna bekerja. Saya di sini ingin tau kenapa Kaluna sudah tiga hari tidak masuk? Apakah Kaluna sakit?" tanya Raka langsung pada tujuan.
10130.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.7K kali sebagai dayana cafe
Baca
+Pustaka
GAIRAH CINTA MR. LAWYER

GAIRAH CINTA MR. LAWYER

ucap Dayana dengan tatapan penuh cinta. “Bu, aku sudah kenyang. Tadi, aku makan cukup banyak di restoran. Rafael sengaja memesan banyak menu makanan untukku!” kekeh Sonya dengan netra berbinar. Ia menolak tawaran Dayana dan memilih menemani ibunya makan siang. Dayana hanya tersenyum dan mengangguk, wanita itu merasa senang melihat putrinya yang telah kembali ke rumah.
1060.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai dayana cafe
Baca
+Pustaka
FATAMORGANA

FATAMORGANA

seorang gadis memberikan minuman dingin dan sebungkus photato. "Silakan," kembali pelayan itu menyapa kemudian beranjak untuk berlalu. "Mbak!" Panggilan itu membuat pelayan berhenti sejenak. "Iya, Pak," jawabnya setelah membalikkan badan. Menatap tamu yang barusan memanggilnya. "Kalau nggak salah dulu di sini ada pelayan Cafe bernama Daiva. Boleh di panggilin?"
108.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 173 kali sebagai dayana cafe
Baca
+Pustaka
My Husband My Darkness (Indonesia)

My Husband My Darkness (Indonesia)

Sesuai dengan nama café ini, Vanilla Café. "Kakak duduk di sini aja ya. Aku yang pesenin aja. Aku tau minuman yang enak. Ini tuh cabang ke sekian dari café favorit aku," ucap Denaya yang langsung menuju meja pemesanan dan meninggalkan Shanum yang duduk di dekat jendela. Seperti biasa, wanita itu lagi-lagi bertindak sesuai keinginannya, seakan tak menerima bantahan apalagi penolakan. Shanum tak bisa membayangkan jika Abizar bersamanya. Tapi yang pasti Abizar akan memakluminya kan? Pria itu kan paling pintar bersikap di depan wanita, termasuk di depan dirinya ... dulu.
1022.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 870 kali sebagai dayana cafe
Baca
+Pustaka
The Shark's Baby Sitter

The Shark's Baby Sitter

Atau malah tambah ketakutan? “Ini pesanan anda Ms. Dania.” Beruntung pesanan Dania selesai tidak terlalu lama, saat namanya dipanggil, ia langsung loncat dari kursinya. Gadis itu segera pergi dari cafe yang ia rasa cocok untuk para kaum patah hati dan yang baru putus cinta. Sebelum ia pergi, gadis berambut panjang itu berbalik ke belakang untuk melihat nama cafe itu untuk yang terakhir kalinya, “Everest Cafe”, itu nama cafe tadi.
104.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai dayana cafe
Baca
+Pustaka
Finding Love

Finding Love

Mereka duduk di meja bundar di halaman kafe. "Anna ini kafe yang aku maksud, bisa outdoor maupun indoor. Namanya kafe Lavender. Tersedia bermacam-macam kue dan kopi disini." papar Selly. "Bagus juga ya kafe Lavender, semua identik warna ungu." ucap Anna. "Waiters!" sapa Selly sambil mengangkat tangan kanannya memanggil pelayan yang sedang berdiri agak jauh.
102.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai dayana cafe
Baca
+Pustaka
RADANIA

RADANIA

Seteleh dirasa Raga sudah tidak ada dihadapannya, perlahan Dania pun membuka matanya dan menyapu bersih pandangannya, "Huh, si Raga bikin jantung gue jedag jedug aja ih!" ucapnya lalu berjalan ke arah sofa, untuk mengambil tasnya. Dania meraih ponselnya dan membuka aplikasi chat. Feby😥 Feb dmna? Rumah kenapaaa lo kangen? Dih pede gila lo, ntar sore gue tunggu di Ottoman's coffee Sip deh mau bahas yang itukan?
9.54.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai dayana cafe
Baca
+Pustaka
Terjebak Hasrat Terlarang Dokter Denver

Terjebak Hasrat Terlarang Dokter Denver

"Pa, kita makan di kafe Papa, yuk! Aku mau steak!" "Yakin masih kuat makan? Kamu sudah makan popcorn sama pabriknya tadi," goda Denver. "Papa! Aku nggak makan pocon sebanyak itu. Sekalang masih lapal!" sahut Dirga, menarik tangan Denver dan Dewi. Denver tergelak, lalu menggendong Dirga di punggungnya, mereka mengunjungi Ta&Ma Café. Kafe milik Denver masih buka sampai malam. Mereka duduk di sudut ruangan dengan pencahayaan hangat. Dirga langsung berlari ke wastafel, mencuci tangan sendiri.
10183.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.0K kali sebagai dayana cafe
Baca
+Pustaka
Ya, Sayang?

Ya, Sayang?

Dayyan yang kebetulan sedang melewat di sana sambil membawa nampan berisi piring dan gelas yang kotor hanya nyengir tak berdosa saat mendengar kata-kata Nismara barusan. Setiap hari Jumat, Sabtu dan Minggu pagi sampai sore jam enam Dayyan memang selalu bekerja paruh waktu di kafe milik Daniel ini. Daniel sengaja menerima Dayyan karena memang dirinya tidak tegaan, terutama Dayyan ini adalah adik Nismara. Selain itu, karena Dayyan memiliki tampang yang good looking, pemasaran di kafe Daniel meningkat pesat karena ada nilai jual lain yang ditawarkan selain tempat yang indah dan nyaman.
10.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 360 kali sebagai dayana cafe
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status