Gadis Kesayangan Tuan Adrian
Dan untuk pertama kalinya, aku benar-benar memahami arti dipilih oleh Tuan Adrian, bukan sebagai bagian dari sebuah kesepakatan, melainkan sebagai sebuah keputusan.
Sekarang, aku merasa semua cerita ini telah benar-benar selesai. Sampai akhirnya ... Tuan Adrian kembali bersuara, “Ada satu hal lagi, Melati.”
Aku kembali menatap kedua manik matanya. “Apa itu, Tuan?”