Samaran Terakhir
Pena di tangannya terasa lebih berat, seperti sebuah beban yang tak bisa ia lepaskan.
“Apa yang kamu pilih, Adrian?”
Tiba-tiba, layar berubah lagi, menampilkan sebuah kata yang terbentuk dari fragmen kode yang hancur:
"PILIHAN ADALAH KEBEBASAN. KEPUTUSAN ADALAH TAKDIR."
Adrian menutup matanya sejenak. Setiap keputusan yang ia buat akan menentukan takdirnya—tak hanya takdirnya sendiri, tetapi juga takdir dunia yang telah ia tulis dan dunia yang akan datang.