Lelaki Pilihan Surga
Banyak sekali pertimbangan, yang hilir mudik di pikirannya.
“Apa?!” Citra, kaget.
“Setelah istikharah, itulah, yang terbaik, Cit.”
“Ya Allah, Ra. Aku benar-benar tidak memahami pikiranmu. Kamu akan menghancurkan hati seseorang dengan keputusanmu ini. Hancur sehancur-hancurnya!”
“Manusia boleh berharap, Cit. Manusia bisa merencanakan sebaik mungkin. Tapi, tetap, keputusan Sang Maha Benar, yang menentukan.”
Bab Populer