Noda Dalam Pernikahan
"Mas, pelan-pelan!"
"Kita sudah hampir telat, Ai." Akhirnya tanpa protes lagi aku mengikut saja, dengan sedikit berlari kecil agar bisa mensejajari laki-laki berawakan 175 cm itu.
Setelah sampai aku dan Mas Arya turun dari dalam mobil, melangkahkan kaki memasuki arena yang dijadikan tempat acara, di pinggir kolam belakang rumah tepatnya. Berbagai dekorasi karangan bunga menghiasi beberapa sudut. Sepertinya sebentar lagi acara akan dimulai, melihat banyaknya tamu undangan yang sudah datang.