Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
PARALLEL

PARALLEL

Twilight Valey, Desember 2024 Tujuh legion di bawah naungan orde Silverwing berhasil memancing Tiamat hingga lembah senja atau Twiligh Valey. Harapan mereka adalah membatasi pergerakan naga sepanjang tiga puluh meter itu di antara lebatnya pepohonan. Namun, hal itu tidaklah mudah. Dengan sekali semburan, hutan itu habis terbakar menyisakan abu tebal di hamparan rerumputan. Masing-masing kepala divisi yang menyebut dirinya Archangel menarik mundur pasukan mereka. Korban-korban yang terluka segera dibawa ke belakang agar dapat disembuhkan oleh para penyembuh sebagai legion ke delapan.
3.0K viewsOngoingAdded to Library 73 Times as depths
Read
+Library
HEAVY

HEAVY

ucap Renata sambil meraih remot TV dari tangan kanan Tara dan menekan tombol off. "Bae, kamu tahu teori bahwa demam dapat cepat turun dengan metode skin to skin?" Renata mengerutkan keningnya. "Itu hanya berlaku untuk bayi, Tara." Tara menggeleng, "Tidak, kalau tidak percaya sini buktikan!"
103.4K viewsOngoingAdded to Library 136 Times as depths
Read
+Library
Choice

Choice

Ting tong Bel apartemen berbunyi. Reihan pamit untuk membuka pintu. Seorang wanita dengan mini dress coklat muda berdiri di depan pintu apartemennya. Reihan tersenyum senang menyambut kedatangan kekasihnya. “Kok, nggak kasih tahu kalau mau datang?” membuka pintu lebih lebar. “Tadi aku ke rumah teman, terus aku pengin ketemu kamu, kangen.”
102.1K viewsOngoingAdded to Library 64 Times as depths
Read
+Library
DIA

DIA

Pandangan mata Davka menyusuri tubuh Almira dari puncak kepala sampai ke ujung kakinya. Gadisnya yang masih berdiri terpaku dengan hanya menggunakan handuk yang membelit tubuh mungil mulusnya sebatas paha, dengan air yang menetes mengalir di leher Almira yang jenjang dan sisa titik-titik air di bahu sampai dibelahan buah dadanya. Serta rambut ikal hitam yg tergerai indah dan basah.
109.3K viewsCompletedAdded to Library 252 Times as depths
Read
+Library
PARAMOUR

PARAMOUR

Ting tung ting tung ting tung Satu ikat bunga peony memenuhi tangan Nathan yang kini sedang menunggu dengan gusar di depan pintu. Kegelisahan seperti memenuhi pikirannya tak kala Vivian yang biasanya begitu cepat membukakan pintu, kini harus membuatnya menunggu. Semua karena rasa bersalahnya, ia mengakui kesalahannya dan ia ingin menyelesaikan semuanya. Sekali lagi Nathan menekan bel yang membuat sosok di balik pintu itu membuka pintunya dengan senyuman kecut.
650 viewsOngoingAdded to Library 24 Times as depths
Read
+Library
Kesendirian

Kesendirian

“Ma, sudah dulu ya. An, mau mandi dulu tidak terasa sudah sore saja.” “Ok, An, next time. See you, An.” “See you too, Ma.”
102.3K viewsOngoingAdded to Library 46 Times as depths
Read
+Library
Sweet Dreams

Sweet Dreams

Samar-samar Nina kembali mendengar langkah kaki menuju ke arahnya. "Kak Nina, kenalkan ini om Kafta. Teman Ame yang paling genteng," ucap Ame sambil terkikik. Nina hanya diam mendengar ucapan Ame. Dirinya terpaku pada sosok yang sejak Lima tahun lalu terus saja membayanginya. Kali ini Kafta benar-benar nyata. Bukan mimpi seperti yang biasa ia alami. Nina tenggelam pada telaga hitam sepekat malam milik laki-laki itu. Telaga yang sama seperti milik Amedia Mentari. "Nina! Faranina!" Ujaran Kafta membuat Ame melotot. "Om sudah kenal sama Kakakku?" tanyanya dengan ceria.
101.7K viewsOngoingAdded to Library 66 Times as depths
Read
+Library
Sweet Dreams

Sweet Dreams

"Apa umurku sudah hampir mencapai 20 tahun sekarang?" Rayyan mengerutkan keningnya. "Kau tidak tahu?" tanyanya tidak percaya. Gea hanya menggeleng lemah. "Sudah kuduga." Rayyan menghela nafas berat. Dia juga sudah memeriksa tanggal lahir Zaya di buku nikah mereka, dan di sana tertulis tepat tanggal 29-09-2020 umur Zaya mencapai 25 tahun. Itu artinya hanya tersisa kurang lebih 2 bulan lagi.
9.889.7K viewsCompletedAdded to Library 2.1K Times as depths
Read
+Library
DAISY

DAISY

Daisy kehilangan napas. Layton memperhatikan perubahan wajah Daisy yang memerah, mata hazel gadis itu mulai tampak layu. Merasa puas, ia melepaskan cekikan di leher Daisy, membiarkan gadis itu meraup oksigen seperti ikan yang baru saja dikeluarkan dari air. “Bajingan!” Daisy meludah tepat di wajah Layton. “Kau sudah mulai berani, ya?!” sentak Layton, mengusap air liur Daisy.
105.8K viewsOngoingAdded to Library 180 Times as depths
Read
+Library
DEATH

DEATH

“Sebenarnya apa yang akan terjadi?” Ia merasa sangat cemas akan sesuatu. Baru kali ini ia merasa sangat cemas bahkan lebih cemas daripada ketika mereka menghadapi ras iblis. Ia menebak bahwa akan ada pertempuran yang sangat besar yang akan terjadi dalam waktu dekat. Ia bisa merasakan hal tersebut dikarenakan ia memiliki skill yang bernama [Envisage]. Skill itu bisa membuat pemilik skill bisa merasakan masa depan, tetapi bukan melalui penglihatan melainkan dengan perasaan. Tetapi tidak sepenuhnya akurat karena bisa jadi apa yang ia rasakan itu adalah perasaan yang ia rasakan secara pribadi bukan dikarenakan skill itu.
103.5K viewsOngoingAdded to Library 95 Times as depths
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status