KISAH KELAM PERAWAN DESA
Saraswati duduk di samping ibunya, dia memegang tangan ibunya dan berkata, "Emak, sabar saja dulu, semoga ada jalan keluarnya."
"Aku marah sama kelakuan bapakmu itu! Apa tidak cukup, mabuk-mabukkan dan main perempuan. Sekarang malah main judi, pakai taruhan besar seperti ini lagi. Dasar, bapakmu kurang ajar!" maki ibunya.
"Sudahlah, Mak! Jangan pikirkan Bapak. Mak istirahat dulu saja."
"Bagaimana Mak bisa istirahat dengan tenang? Rasanya, dadanya Mak sesak nafas mikir masalah ini."