Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kontrasepsi di Kamar Adikku

Kontrasepsi di Kamar Adikku

"Nggak usah bertanya rasanya orang ngidam itu seperti apa, Mas. Soalnya rasanya itu tidak bisa di ungkapakan dengan kata-kata. Cukup aku yang merasakannya. Mas nggak usah penasaran. Tugas Mas cukup menyayangi aku saja." "Kalau itu sudah pasti." Mencubit mesra hidung istri yang terlihat semakin menggemaskan. "Tapi kalau Mas kepengen tahu rasanya ya seperti ini. Lemes, pusing, keliyengan, malas makan, pokoke nano-nano rasane. Nikmat banget." "Tapi insya Allah balasannya pahala yang berlipat ganda, Sayang."
1085.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai deskripsi perasaan
Baca
+Pustaka
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

Baraka merasa bingung pada dirinya sendiri. "Kenapa perasaanku jadi begini? Kenapa aku jadi gelisah dan berhasrat sekali untuk memeluk Dadanila? Oh, jantung berdetak cepat, gairahku meletup- letup lagi. Hasratku untuk bercumbu begitu menggebu. Ada apa ini? Uuh... sial! Sulit sekali kupertahankan. Dan sentuhan tangan Dadanila di lenganku ini terasa menghangati sekujur tubuh. Oh, seakan ia menyentuh kepekaanku dan membuatku... membuatku. "
1030.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 702 kali sebagai deskripsi perasaan
Baca
+Pustaka
Gara-gara Teman, Rumah Tanggaku Berantakan

Gara-gara Teman, Rumah Tanggaku Berantakan

Mengusap perut yang mulai terasa tak nyaman, dan memukul pelan kepala yang terasa berat. Pikiran kacau, perasaan penuh penyesalan, emosi berantakan, kesedihan menyertai, dan kesenangan sementara yang fana. Memenuhi bayang-bayang yang melewati pikiran, sementara mata terpejam erat menahan beratnya kepala.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai deskripsi perasaan
Baca
+Pustaka
Cerita Cinta Sang Janda Muda

Cerita Cinta Sang Janda Muda

Alex mengangguk dengan keras. "Ya, aku rasa itu ide yang bagus." Kami tertawa dengan mata berkaca-kaca. Rasanya campur aduk, entah bagaimana menggambarkannya, tapi rasanya seperti bertemu dengan kawan lama namun tampak asing. Rasanya nyaman tapi janggal. "Tapi tolong berjanjilah satu hal. Katakan semua yang kau rasakan, marah, kesal, sedih atau cemburu. Jangan tiba-tiba menghilang lagi!"
8.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 257 kali sebagai deskripsi perasaan
Baca
+Pustaka
Layanan Telepon Panas untuk Dosen Impoten

Layanan Telepon Panas untuk Dosen Impoten

Dilema. Kira-kira satu kata itu yang bisa menjelaskan bagaimana perasaan Irene sekarang. Di satu sisi, dia ingin menceritakan pengalaman yang baru saja ia rasakan untuk pertama kalinya. Perasaan penasaran dan sensasi tak karuhan. Bahkan yang membuat Irene bingung—tapi merasa puas, adalah ketika intinya itu berdenyut. Malam itu, ia benar-benar merasa dipuaskan oleh seorang laki-laki untuk pertama kalinya.
1089.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai deskripsi perasaan
Baca
+Pustaka
Istri Yang Dijual Suami

Istri Yang Dijual Suami

Namun, Melisa belum mendifinisikan ketertarikan itu sebagai rasa cinta. Suka? Ya, mungkin itulah kata yang cocok untuk menggambarkan perasaannya saat ini. Seperti rasa yang rapi dia simpan. Melisa berusaha untuk tetap tenang, tetapi dalam hatinya sedang berkecamuk hebat. Antara marah, suka dan benci. Melebur jadi satu, menjadi rasa suka. Namun, belum mengarah pada cinta. Netra biru samudera itu menatap Melisa seraya mengusap kepala sang gadis. Pelan sekali penuh cinta.
4.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 170 kali sebagai deskripsi perasaan
Baca
+Pustaka
L'Automne Du Coeur (Autumn's Heart)

L'Automne Du Coeur (Autumn's Heart)

Perasaanku pada gadis ini lebih kompleks daripada perkiraanku. Kekhawatiran saat melihatnya pingsan karena udara dingin. Ketakutan karena kukira aku kehilangan dia saat serangan pertama yang hampir merenggutnya. Kelegaan saat dia mau terbuka denganku. Kegembiraan saat dia tersenyum. Kehampaan saat aku tidak bersamanya. Penasaran akan reaksinya terhadap hal-hal baru yang dialaminya selama disini. Lalu ini, yang terbaru. Aku tidak berani mendeskripsikan perasaan ini. Gairah? Berdebar?
1012.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 312 kali sebagai deskripsi perasaan
Baca
+Pustaka
de'Nearos: Menggadaikan Masa Muda untuk Perdamaian Dunia

de'Nearos: Menggadaikan Masa Muda untuk Perdamaian Dunia

“Ya, nenek pernah.” “Benarkah?” Manik besar gadis kecil itu berbinar. “Ceritakan padaku, nek! Rasanya seperti apa?” “Jatuh cinta itu adalah perasaan ketika kau tidak bisa berhenti memikirkan seseorang, ketika kau terus ingin berada di dekat orang tersebut, dan ketika kau ingin melakukan apapun untuk membuatnya senang.” “Benarkah? Kalau begitu aku jatuh cinta pada nenek!”
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai deskripsi perasaan
Baca
+Pustaka
TETANGGA TAPI PANAS

TETANGGA TAPI PANAS

Sensasi kulit bertemu kulit, gesekan kaki mereka yang saling bertautan, membuat suasana di bawah selimut itu semakin panas. Tangan Reza mulai menelusuri rahang Ruby, jempolnya mengusap bibir bawah Ruby yang sedikit bengkak. "Lo tau nggak, By? Penulis itu biasanya pinter mendeskripsikan perasaan. Coba lo deskripsikan apa yang lo rasain sekarang... di bawah gue." Ruby menelan ludah, suaranya tercekat. "Gue... gue rasa lo harusnya mandi dan cari sarapan."
1013.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 274 kali sebagai deskripsi perasaan
Baca
+Pustaka
OGAH MARRIED!

OGAH MARRIED!

Alis Wanda tertarik dua centimeter ke atas. “Waktu diminum, ngana rasa sesuatu?” “Kita kua rasa segar noh.” [Aku koq ngerasainnya segar lah.] ‘Ngana nyanda rasa apa dang? Rasa …. asam atau manis atau apa?” [Kamu nggak merasa… asam atau manis atau yang lain?” “Ada sih, seperti ta’ rasa cakalang fufu.” [Ada sih, sepertinya aku rasain ikan cakalang asap].
105.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 212 kali sebagai deskripsi perasaan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status