Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Jangan Biarkan Para Alpha Memilikimu!

Jangan Biarkan Para Alpha Memilikimu!

Setelah itu, Narsha melanjutkan langkahnya, meninggalkan koridor dalam keheningan total. Di balik pintu kamar 303, Dexter terbaring telentang di tempat tidur. Tubuhnya yang besar dan tinggi mengisi seluruh tempat tidur. Punggungnya menempel pada kasur, tetapi pikirannya jelas berada di tempat lain. Ia meletakkan tangannya di atas matanya, sementara dadanya naik turun perlahan dengan napas yang teratur. Sesekali, desahan berat keluar dari bibirnya, bergantian dengan kutukan lembut dan sebuah nama.
615 viewsOngoingAdded to Library 16 Times as dexter books
Read
+Library
Dark Secrets: Heirloom of forbidden books

Dark Secrets: Heirloom of forbidden books

Informasi itu adalah tentang primordial books ketika dia mau menjelaskan informasi tentang primordial books tersebut dia tiba-tiba terhenti seakan-akan mulutnya itu dikunci ketika mau menjelaskan Primordial Books tersebut. Kenapa kau tidak mau menjelaskan informasi mengenai Primordial Books itu Cloris? “Itu karena…kalau aku menjelaskan informasi mengenai buku itu padamu kita berdua akan mati!” “Aish jadi begitu! toh, tetapi apa alasan kau mengatakan bahwa kita akan mati Hanya karena Kau menjelaskan tentang buku itu kepadaku Cloris?” “Alasanku mengatakan bahwa kita berdua akan mati adalah…Primordial Books tersebut mengandung kutukan apabila kita menjelaskan atau menulis artikel mengenai buku
1.5K viewsOngoingAdded to Library 58 Times as dexter books
Read
+Library
DENDAM

DENDAM

Dendam Part4 Sepanjang perjalanan menuju rumah sakit, Mamah kembali sadar, namun Mamah teramat membuat aku dan Papah semakin khawatir. Mamah terus meracau dan menyebut-nyebut nama Alena, perasaan hati ini semakin tidak karuan. "Alena ..., Alena, jangan tinggalkan Mamah, Nak. Jangan ..., Mamah tidak kuat, tidak kuat jika harus kehilangan kamu, Nak."
1024.7K viewsCompletedAdded to Library 962 Times as dexter books
Read
+Library
Tuan Ford, Kita Sudah Bercerai

Tuan Ford, Kita Sudah Bercerai

Dexter Dzulfikar telah tiba. Pria itu berjalan tenang, membawa sebotol anggur mahal dan sebuah kotak hadiah premium di tangannya. Netra tajam Dexter langsung tertuju pada Gerald dan Liliana. "Gerald, Liliana. Selamat atas kelahiran putra kalian. Maaf aku sedikit terlambat karena ada urusan di kantor," ucap Dexter dengan suara baritonnya yang berat dan tenang. "Tidak apa-apa, Tuan Dexter. Terima kasih banyak sudah menyempatkan datang di sela kesibukanmu," sahut Gerald sembari tersenyum tipis namun tampak tulus.
9.869.0K viewsCompletedAdded to Library 2.0K Times as dexter books
Show Reviews (29)
Read
+Library
Nesh_nblla
Baru baca sampe bab 14 udah stress sama runutan waktu yg dibuat authornya. Kdang umurnya segini kadang segitu, ga jelas. Gue jadi bnyk kritik, sorry ya ... minimal plotnya jelas, biar enak bacanya. Kalo kyk ini jadi pecah konsentrasi. Tapi ide ceritanya menarik sih...
Spilledout
Makin lama makin gajelas. Tokoh utama cowo digambarkan sbg pengusaha sukses yg super sibuk tp makin ke bawah malah nunjukkin dia lowong bgt, lebih mirip asisten dungu adik dan pacarnya drpd CEO. Tokoh cewenya digambarkan perempuan cerdas, tp lama2 lebih ke kyk cewe gapunya pendirian, ujung2x nurut.
Read All Reviews
DIVERGENT

DIVERGENT

ujar Arra sambil menatap hutan lebat yang ditunjuk oleh Reza "Anda bisa mengunjungi mereka kapan saja Queen, tapi saat ini mereka sedang di cap sebagai pemberontak karena ingin meruntuhkan penguasa dari dunia ini!" ujar Reza "Penguasa? Apa maksud nya?" "Sebelum ke bagian itu, aku akan menjelaskan lagi Queen. Lalu, di bagian hutan yang tidak terlalu lebat itu adalah area kekuasaan para vampire dan kaum demon. Lalu, di sebelah timur, adalah wilayah kekuasan dari kaum putri duyung, dan sebelah barat itu adalah kekuasaan dari bangsa iblis dan sekutunya. Lalu, semua kaum memiliki penguasa, sama seperti anda Queen. Mereka juga punya raja dan ratu yang memimpin kerajaan mereka. Namun, ada satu lagi
3.1K viewsOngoingAdded to Library 113 Times as dexter books
Read
+Library
The Seductive Revenge

The Seductive Revenge

bisik Dexter lembut di telinga Jelita. "Kamu bahkan sudah mencuri hatiku sejak saat pertama kali aku melihatmu serius dan tenggelam membaca buku setebal bantal itu." Dexter mengingatkan Jelita akan pertemuan pertama mereka di tempat kerjanya. "Kamu manis sekali dengan kaca mata besar dan buku rumit di tangan. Dan sebenarnya saat itu aku sudah ingin sekali menciummu." Dan Dexter pun benar-benar mencium bibir manis itu untuk menghapus kesedihan di sana.
9.855.6K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as dexter books
Show Reviews (17)
Read
+Library
Black Aurora
Buku ini pernah tayang di novelme bbrp tahun yg lalu dengan nama penulis Aswa Antari, namaku yg dulu. Dan menjadi salah satu buku awal2 nulis di platform. Jadi harap maklum kalau penulisannya agak kacau ya ... kisah dimulai dari saat Jelita remaja, hingga saatnya nanti bertemu Dexter di usia dewasa.
Vella Febrian
tor terima kasih bnyak sudah mnyajikan karya semenarik dn sebagus ini,sprti biasa karya2mu gak usah diragukan lagi..yg prnh bca novelmu pst akn sll ketagihan,dn honestly crtamu yg ini mlebihi ekspktasiku krn emg sekeren itu..smpe ktmu lgi dicrtamu yg lain yah tor,aku sll mnantikannya
Read All Reviews
On CEO's Bed

On CEO's Bed

balas Lena, lalu dia kembali duduk dengan gayanya yang angkuh. Alyssa menghela nafasnya sepertinya jika bukan Assa yang mengusir maka, Lena tidak akan keluar. Sedangkan Alyssa tahu kalau kehadiran Lena sangat membuat tidak nyaman. Dia berpikir mencari cara untuk membuat Lena pergi tapi, kemudian tiba-tiba Dexter terbang ke arah Lena. Kwek! Kwek! Kwek! “Argh! Bebek sialan!” jerit Lena karena Dexter jatuh di atas rambutnya.
1011.0K viewsCompletedAdded to Library 441 Times as dexter books
Read
+Library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status