Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
GANTENG-GANTENG ANAK PEMBANTU

GANTENG-GANTENG ANAK PEMBANTU

, teriak Radit mengagetkan dari belakang. Kulihat Sherla sedikit kaget dengan teriakan Radit barusan. Reflek dia melihat kebelakang, tapi karena melihat radit berteriaknya padaku, iapun menoleh kearahku. Berbarengan disaat aku kembali melihatnya.
8.9355.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12.1K kali sebagai lidah terasa tertarik ke belakang
Tampilkan Ulasan (80)
Baca
+Pustaka
Bangfanstory
Saya sudah baca GGAP sampe The Last GGAP dan sekarang lgi proses The Next Sanjaya. Tapi kok saya harus buka kunci Per Bab nya ulang ya. pdahal saya sudah baca semua nya, Parah nih Authornya pdahal dlu saya penggemar Novelnya Sutan Sati sampe semua novel nya sudah saya baca sampe slesai sumpah kecewa
TiSu
suka sama ceritanya. Cerita remaja tapi diselipin peliknya masalah yang sangat serius. gak main2 masalah negara .... Btw kenapa bnyk yg protes koin yak. Yang kuketahui KOIN itu bukan penulis yg menentukan, melainkan tulisannya. Dalam arti KOIN dihitung sesuai jumlah kata, betul kan, Thor....
Baca Semua Ulasan
Istri Gendut Sang CEO : Gairah Terlarang Empat Miliarder

Istri Gendut Sang CEO : Gairah Terlarang Empat Miliarder

Ia melangkah mundur satu langkah, membuang muka dengan wajah memerah yang menggemaskan. Tristan mendengus kasar, mengacak rambutnya yang sudah berantakan demi mengusir bayangan liar yang telanjur menyumbat isi kepalanya. "Kalau kamu tidak berniat menggoda, jangan memeluk pria dari belakang, Gendut. Sensasinya berbeda," gumamnya dengan suara serak yang sengaja diredam.
102.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai lidah terasa tertarik ke belakang
Baca
+Pustaka
Wedding Drama

Wedding Drama

ujar Chelsea bercerita dengan antusias. “Ya ampun, Tante takut ini hidung mendadak terbang.” Lidya menepuk pipinya, tersipu dengan jenaka. “Tante mau lihat Iza ke belakang. Duduk santai di sini, jangan dulu pulang ya.” ***** Di halaman belakang, tampak Zayn senyum-senyum sendiri sembari mengotak-atik ponsel. Saking fokusnya pada layar gawai, Zayn sampai tak mendengar langkah kaki Lidya.
1014.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 408 kali sebagai lidah terasa tertarik ke belakang
Baca
+Pustaka
Senõrita Sang Vampir Mafia

Senõrita Sang Vampir Mafia

Ia baru saja selesai belajar kelompok dan ingin segera pulang. Langkahnya terhenti. Sebuah perasaan aneh menjalari tubuhnya, seperti ada sesuatu yang mengintai dalam kegelapan. Ia menoleh ke belakang, kosong. Hanya bayangan bangunan tua dan lampu jalan yang redup. Ini perasaan yang konyol, batinnya. Ia mempercepat langkah, tetapi angin malam tiba-tiba berdesir, membawa bisikan halus yang hampir seperti panggilan. Sebelum sempat bereaksi, tubuhnya tertarik ke dalam bayangan.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai lidah terasa tertarik ke belakang
Baca
+Pustaka
Di Ujung Perpisahan

Di Ujung Perpisahan

"Duduk di belakang." Sekali lagi Indah mengangguk, ternyata dia ditempatkan di belakang bersama dengan tumpukan barang. Kalau tahu begini, Indah rasanya tidak ingin berangkat. Tapi tak mungkin juga dia mundur di saat seperti ini. Bisa jadi nanti Davina akan mengeluarkan tanduknya.
1050.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai lidah terasa tertarik ke belakang
Baca
+Pustaka
Penyintas

Penyintas

Karena sibuk mengambil napas, ia jadi tidak bisa berbicara meskipun ingin bertanya. Pip! Pip…! "Hmm..." Pats! Tiba-tiba pandangannya yang semula adalah ruang latihan berubah menjadi sebuah stadion yang besar dan sangat luas. Sama sekali tidak terlihat ujungnya. Lalu, karena penasaran akan apa yang ada di belakangnya, ia mengambil ancang-ancang untuk menengok ke belakang. Dan ketika matanya berhasil melihat apa yang ada di belakangnya…
3.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 143 kali sebagai lidah terasa tertarik ke belakang
Baca
+Pustaka
Dibalik Bayang

Dibalik Bayang

kelap-kelip lampu bersinar begitu gemilang menerangi tiap-tiap sudut kota, membawa secercah harap dalam doa. Malam hadir membawa kerinduan. Dingin menerpa, menyapa ingatan yang telah pudar. Mungkin hanya sembahyanglah mampu menyejukkan hati yang telah rapuh diterpa badai. Perlahan Suci Roswita bangkit dari duduknya sebelum melihat cakrawala sesaat, 'Aku rindu,' batinnya.
602 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai lidah terasa tertarik ke belakang
Baca
+Pustaka
BEHIND

BEHIND

Menarik diri yang terjepit tanpa bantuan sama sekali. Setelah sekian lama, tenaga pun kembali jua. Namun, saat hendak kucoba menarik diri lagi, sebuah benda ditodongkan tepat pada bagian belakang kepala. Aku terpaku, tak ingin melihat ke belakang. Klik! Kutelan air liur dengan susah payah saat terdengar bunyi seperti pelatuk yang ditekan. "Ja-jangan bunuh aku ...."
107.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 224 kali sebagai lidah terasa tertarik ke belakang
Baca
+Pustaka
Tulang wangi

Tulang wangi

Tapi langkah gua berat. Karena rasa takut... kayak masih nempel di belakang tengkuk. Baru lima langkah gua ninggalin wanita renta itu, tengkuk gua tiba-tiba kayak ditarik sesuatu—kuat banget. Gua berhenti. Ada dorongan aneh yang maksa gua buat nengok kebelakang. Tengkuk gua serasa dibetot aura dingin yang gak kelihatan.
512 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai lidah terasa tertarik ke belakang
Baca
+Pustaka
Suami Premanku Ternyata Sultan

Suami Premanku Ternyata Sultan

Kan tadi tidak ada apa-apa. Merasa penasaran dengan apa yang ada di belakangnya, secara perlahan-lahan Riri memutar setengah badannya dan menengok ke belakang. “Ketemu."
1032.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 744 kali sebagai lidah terasa tertarik ke belakang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status