Terpaksa Menikah dengan Calon Mertua
“Ya, W*. Saya Cuma mau membahas tentang pernikahan kalian berdua. Apa tidak sebaiknya diakhiri saja? Saya kok sedikit merasa kasihan sama Sania, karena harus hidup dengan seorang laki-laki yang lebih pantas menjadi ayahnya. Telinga saya panas mendengar gunjingan sari orang-orang yang mengatakan kalau putri saya seorang sugar baby berkedok pernikahan siri.
Lagian, pernikahan kalian ini juga belum terdaftar di kantor urusan agama, ‘kan? Saya berniat membawa Sania pulang ke kampung halaman dan menetap di sana. Saya minta keridhaan kamu, Dewa. Saya harap kamu memaklumi keputusan saya.”