Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dalam Rengkuhan Hasrat Kakak Ipar

Dalam Rengkuhan Hasrat Kakak Ipar

dengannya. ​Sayangnya, kenyataan menghantamnya dengan keras. ​Nadia menatap layar ponselnya dengan mata merah karena kurang tidur. Jari-jarinya gemetar saat kembali menekan tombol panggil ke nomor Dewa. ​“Nomor yang Anda tuju sedang tidak aktif atau berada di luar jangkauan...” ​Suara operator itu terdengar seperti ejekan di telinga Nadia. Dia mencoba lagi, kali ini melalui aplikasi pesan singkat. Hanya centang satu. Abu-abu. Mati.
9.7279.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10.9K kali sebagai dia tidak
Baca
+Pustaka
Dia Memberikan Kasih Sayang kepada Wanita Lain, Aku Pergi Tanpa Menoleh

Dia Memberikan Kasih Sayang kepada Wanita Lain, Aku Pergi Tanpa Menoleh

Namun, dia telah menghancurkannya. Branson mencengkeram poster itu dan meringkuk di lantai dengan penuh kesedihan. Dia tidak berhenti memanggil nama Rosalind, tetapi orang itu tidak pernah muncul. Ponselnya berdering beberapa kali. Branson menggerakkan jarinya dan menjawab dengan lesu. "Apa ini anggota keluarga Nona Nora? Nona Nora menunjukkan tanda-tanda keguguran. Anggota keluarganya diharapkan datang ke rumah sakit."
2.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai dia tidak
Baca
+Pustaka
Dia Bukan Lagi Bintangku

Dia Bukan Lagi Bintangku

Di acara reuni kelas, begitu aku kembali usai membantu pacarku membeli barang, tempat dudukku sudah diduduki sahabatku. Gelas anggur merah dan piringku sudah disingkirkan, diganti dengan satu set yang baru. Sama sekali tidak ada jejak yang menunjukkan kalau aku pernah berada di sana. Melihatku datang, Clara hendak berdiri, tapi Billy buru-buru menahannya untuk duduk kembali. “Lagipula dia juga nggak akan paham kalau kita membicarakan soal kasus. Duduk di sini hanya bisa ikut-ikutan tersenyum.” Yang lain tak ada yang berani menimpali. Semua orang tahu, dulu keluargaku mengalami masalah besar, sehingga aku terpaksa berhenti kuliah di tengah jalan. Saat kuliah, mereka adalah ‘pasangan terbaik’
330 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6 kali sebagai dia tidak
Baca
+Pustaka
ENAK, PAK DOSEN!

ENAK, PAK DOSEN!

Pria itu ikut duduk dan menaikkan celana kolornya yang sedikit melorot. "Ada apa, hm? Tanggal empat, kan? Kenapa kamu bingung? Melupakan sesuatu? Ada janji dengan teman? Siapa? Roma, Sindi? Atau Auryn?" Damar mendadak seperti ibu-ibu kompleks yang selalu ingin tahu segalanya. "Enggak! Aku sudah telat tiga hari ini, Mas," kata Diana dengan wajah pias.
9.9281.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10.4K kali sebagai dia tidak
Tampilkan Ulasan (32)
Baca
+Pustaka
Zizizaq
Suka baca karya orang lain, selain seru buat belajar juga. Ini ceritanya bagus.🤍 baca juga karya Zizizaq 1. Nikah kontrak berbuah cinta 2. Antara mencintai dan melupakan 3. Wanita ketiga duda kaya
OTHOR CENTIL
Hallo, Kak. Maaf kalau ceritanya tidak sesuai ekspektasi Kakaknya, ya. Di bab awal itu sudah jelas, Diana butuh uang karena uang sakunya dibatasi. Soal password kartu ATM itu, Damar juga bilang kok kalau sandinya nanti dikasih tahu lewat pesan.
Baca Semua Ulasan
Dia,  Tak Datang

Dia, Tak Datang

'kliik' Ditekannya angka tujuh. Jingga tak kuasa menahan kepiluan di dadanya ketika bertemu dengan pria yang meninggalkannya di hari pernikahannya itu tak mengatakan sepatah kata maaf pun padanya. Tiba dilantai tujuh, Jingga langsung keluar dari eskalator dan langsung masuk ke dalam ruangan berpapan Presiden Direktur yang ada didepannya. 'ceklek' 'praaaanng'
825.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 567 kali sebagai dia tidak
Baca
+Pustaka
Salah Sistem! Aku Satu-satunya Murid Pria di Akademi Wanita

Salah Sistem! Aku Satu-satunya Murid Pria di Akademi Wanita

Dia adalah Nadia, sang hantu jaringan kampus, broker informasi yang tidak peduli pada faksi asrama manapun selama perutnya kenyang. "Metabolisme elitmu butuh realita, Nona Nadia," Dimas menarik kursi lipat dan duduk menyilangkan kaki dengan santai. Dia menunjuk mangkuk itu dengan dagunya. "Kau belum makan sejak dua hari lalu karena sibuk farming item di game online bodohmu itu, kan? Mie ini masih mengepul. Kuahnya pedas. Kalau kau tidak mau, aku bisa membawanya ke luar dan memberikannya pada kucing liar di taman."
10376 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai dia tidak
Baca
+Pustaka
Do'a Disepertiga Malam

Do'a Disepertiga Malam

"Maaf Shea kan gak tau, maafin Shea" "Gapapa" "Dimaafin kan?" "Hmmm" Ana dan Laila yang bingung gak mau ngapain akhirnya mereka cuman diam. "Maaf ya nganggurin kalian, btw Minggu depan kan kita berangkat apa kalian gak nginep aja dirumahku? Sambil mempersiapkan aja, kalau mau" "Aku sih ayo aja, kebetulan ibu sama ayah lagi gak dirumah tinggal chat aja gampang, kalau kamu An?"
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai dia tidak
Baca
+Pustaka
SAHAM 50 PERSEN

SAHAM 50 PERSEN

Nadia menarik napas, menahan getir yang ingin keluar bersama air matanya. Raditya mengepalkan tangan di pangkuan. “Jadi, itu artinya kamu menolak aku, Nay?” Nadia mengangguk pelan. “Aku tidak ingin kamu menunggu sesuatu yang tidak pasti dariku.” 🍁🍁🍁
104.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 170 kali sebagai dia tidak
Baca
+Pustaka
Jangan Menolakku

Jangan Menolakku

Dari tas yang di bawa, Dani mengeluarkan satu kresek berwarna hitam yang berukuran sedang. "Kalau dalam tujuh hari, dia tidak berubah, itu berarti kau tak melakukan tugasmu dengan benar. Dan kupastikan secepatnya pula, kau akan menjadi janda." Wajah kesal dan merah padam, tampak sekali saat ini di muka Nilla, tanpa berkata lagi, tangannya mengambil kresek itu dengan kasar, dan tak perlu menoleh lagi, Nilla melangkah dengan cepat naik tangga ke ruangannya di lantai atas. Meninggalkan Dani yang tersenyum puas sambil melihat tingkah Nilla.
104.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 187 kali sebagai dia tidak
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status