Pembalasan Sang Dokter Jenius
“Kalau begitu, saya tidak akan memaksa. Tapi ada hal lain yang lebih penting yang harus kita bicarakan.”
Ia merogoh saku kemeja batiknya dan mengeluarkan sebuah dompet kulit. Bukan untuk mengambil uang, melainkan sebuah kartu nama berwarna putih gading yang sederhana namun elegan. Ia menyodorkan kartu itu pada joko.
“Tolong, simpan ini,” katanya.
Joko menerima kartu itu. Di atasnya tertulis dengan huruf timbul yang rapi Sanusi Widjatmoko, Direktur, CV. Karya Sejati, lengkap dengan alamat kantor dan sebuah nomor telepon.