Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Nayla

Nayla

Tina tampak memegang lengan Reno, wanita itu sangat anggun dengan dress merahnya. Nayla memasukan sosis Mozarella-nya ke dalam mulut sedikit tarikan nafas, entahlah apa perasaan Tina saat ini. Berpura-pura baik-baik saja sangat sulit, apalagi dia menggandeng mantannya dan orang lain tidak tahu kalau mereka bukan lagi sepasang kekasih. Nayla menatapi Reno dengan wajah kesal, untunglah dia tidak sempat menjatuhkan hatinya pada laki-laki yang tidak punya hati itu.
9.420.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 468 kali sebagai dina mousawi
Baca
+Pustaka
Dara Ameera

Dara Ameera

Ctak! Satu cambukan mendarat di punggung Dara yang tidak berdaya. Mona melepaskan selotip di bibir Dara dengan sedikit kasar. Kemudian, pada saat itu Danu mendengar suara teriakan pilu dari Dara. Danu sudah tidak bisa bersabar lagi, ia tidak bisa melihat kekasihnya di perlakukan seperti itu oleh iblis bernama Mona. Ia hendak menyerang orang yang berani melukai Dara, namun tiba-tiba dua orang suruhan Mona menahannya. "Mona! Hentikan!" teriak Danu, yang bersamaan dengan datangnya cambukan pada tubuh Dara, serta di iringi isak tangis kesakitan dari Dara.
107.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 186 kali sebagai dina mousawi
Baca
+Pustaka
Asmara Ghina

Asmara Ghina

Alvin, adik Ghina bersorak ketika mendengar kalimat tersebut dari Tari, sang ibu. "Emang mau ke mana, Bu?" Ghina heran, dia tidak mengingat akan ada agenda apa selepas salat Magrib. "Ke pasar malam. Emangnya tadi Adik nggak ngomong ke Kakak?" tanya Tari. "Udah, tapi tadi Kakak sibuk pas masih goreng ikan," jelas Alvin. "Orang lagi panik goreng ikan diajak ngobrol. Ya, aku nggak dengar, Vin."
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai dina mousawi
Baca
+Pustaka
The Hijabi Dancer

The Hijabi Dancer

Dini berdehem, gadis itu menutupi kembali rambutnya dengan menarik kerudungnya kembali ke kepalanya. "Aku hanya memberikanmu nasihat sebagai muslimah yang baik." "Nasihat katamu? Siapa yang memberikan nasihat dengan hinaan?!" bentak Jihan sambil hendak kembali melangkah maju mendekati Dini sebelum akhirnya Ia dicegah oleh Tio yang memegangi tangannya. "Apakah aku salah? Tidak! Itu adalah kenyataan. Kau mencari uang dengan cara menari di atas panggung, memamerkan kemolekan tubuhmu, kan?"
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai dina mousawi
Baca
+Pustaka
Davira

Davira

batinnya frustasi. "Enghh!" suara Davira yang mengerang, Haikal dapat melihat jelas gadis itu yang menggeliatkan tubuhnya dengan mata terpejam. Selimut yang menutupi sekujur tubuh tingginya melorot merosot ke bawah lantai akibat pergerakan Davira yang super. Haikal menatap tak berkedip pada sepasang kaki jenjang mulus dengan warna kulit tak terlalu putih namun juga tak terlalu hitam. Warna kulit tubuh Davira cenderung kuning langsat yang menjurus ke eksotis, hal itu yang menjadi daya tarik tersendiri untuk Haikal yang tergugah dengan suguhan di atas ranjang sana.
6.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 151 kali sebagai dina mousawi
Baca
+Pustaka
Raina

Raina

Semoga maju❤ Me : thanks, lo juga semangat buat operasinya Biji Selasih : makasih Calon Makmum❤ Dia gila itu sudah biasa. Namanya bukan Galih Prasetya Wijaya kalau tidak punya kosa kata absurd. Tidak lagi membalas pesan dari Galih, ku masukkan kembali ponselku ke dalam saku celana. Dan menyimak penyampaian Ghina di depan.
1010.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 209 kali sebagai dina mousawi
Baca
+Pustaka
LAILA

LAILA

Ucap Wira yang tiba-tiba muncul. "Selama ini aku melayani kamu. Karena kamu sudah punya pendamping hidup. Kamu tidak butuh aku lagi. Jadi aku cuma beri tahu dia bagaimana cara melayanimu!" Balas Yasmine sambil terlihat menahan air matanya. "Laila bukan pelayan. Dia istriku." Jawab Wira. Yasmine langsung pergi ke arah Pukesmas. Aku tahu dia kesal. Tapi dia tetap mengerjakan perintah Wira.
107.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 183 kali sebagai dina mousawi
Baca
+Pustaka
Pria Alfiyah

Pria Alfiyah

jawab Aini masih menunjukkan wajah kesal. "Ouh, aku sudah tau kok. Congrats ya, sebenarnya aku ingin menjadi kamu, merasakan kebahagiaan. Tapi mengapa kamu cemberut begini? ada masalah dengan Pria? siapa Pria itu? Maaf sebelumnya aku sok tahu, memang aku begini orang nya, hehe. Nama ku Raisya Andini, asal kota dari Bogor Jawa Barat, umur ku 16 tahun, dan sekarang kalau lulus ujian, Aku akan masuk SMA." jelas Raisya panjang lebar, memperkenalkan diri nya tanpa diminta Aini.
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai dina mousawi
Baca
+Pustaka
HUMAIRA

HUMAIRA

Jaka menatap lekat-lekat Wati. Rini dan Beni hanya bisa diam menyaksikan kejadian di hadapannya. Rini menggenggam erat tangan Beni, menunggu jawaban apa yang akan diberikan Jaka pada Humaira, gadis kecil yang tidak mengetahui apa-apa. Gadis kecil yang sedang mengidap leukimia. ***🌼🌼🌼Bersambung🌼🌼🌼***
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 134 kali sebagai dina mousawi
Baca
+Pustaka
Dewa

Dewa

Dewa hanya bersandar di pagar jembatan sungai yang terbuat dari bambu. "Apa salahku? Kenapa kamu marah kepadaku! Aku juga bukan siapa-siapanya kamu," Dewa coba menjelaskan. "Lo lelaki! Dan gue benci lelaki. Karena lelaki yang buat gue HAMIL. Anjiiinnnggg lo! Anjing lo!" hantaman tangannya semakin diperkeras. Kali ini Dewa tak tinggal diam. Bagaimana pun juga tenaga perempuan masih lemah ketimbang lelaki. Dia mencoba melawan. Kini giliran tangan Mawar yang dipuntir. Dia lalu mendorong tubuh Mawar hingga terpental ke belakang.
9.97.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 161 kali sebagai dina mousawi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status