Seribu Pintu Sindukala
Ada sesuatu yang menggantung, memenuhi langit-langit ruangan berbau debu dan besi itu.
Tia ada di sana, menempel pada siling, memunggungi Raesaka yang masih berbaring. Lehernya memanjang dan melengkung ke bawah, sehingga kepala dan wajahnya yang terbalik berada tepat di hadapan Raesaka. Namun, ada sesuatu yang berbeda—tidak, aku tidak ingin melihatnya, tetapi aku harus melihatnya! Tidak ada kain yang menutupi kedua matanya, dan tampak dua rongga mata yang sangat gelap dan menyedihkan, meneteskan darah kental. Bahunya tetap buntung, tidak mengeluarkan tangan-tangannya yang aneh.
Guuuuuuuunnnnnnnnnnnnnngggg. Bunyi gong berdengung panjang memenuhi ruangan. Tidak ada siapa pun di sana, begitu
Hot Chapters