Dinikahi Mas Pandu
Mendadak bocah itu diam, menatap Zita tampak terpesona.
"Eh... kok diam tiba-tiba?" tanya ayahnya.
"Kakaknya cantik, Yah," sahut si anak. Sontak semua tertawa geli, di saat itu, dokter bergerak cepat dengan membius kemaluan si anak, Zita mulai ngegombal, supaya si anak tak melihat ke area kemaluannya yang sedang di sunat.
Tawa menggema, karena si bocah itu tampak senang berbincang bersama Zita. Bocah kelas empat SD itu tau aja cewek cakep, kan.