Dijodohin
Gue minta melepas dari jeratan Clarin yang narik gue.
"Gak usah pamit!" tukas Clarin tanpa berniat melepas jeratannya dari lengan gue sambil terus jalan narik gue.
"Apaan sih, Rin? Gue bukan gadis lagi, ada suami gue, masa gue gak boleh pamit?"
Clarin tak menggubris terus jalan maju.
Emang dasar keras kepala.
Pala gue noleh ke belakang, memilih mengalah sama Clarin. "Mas, Salsa masuk kelas dulu. Assalamualaikum, dan Kak Meysha, maaf," teriak Gue.
Bab Populer