Unexpected
jelasnya tenang.
Diandra dapat melihat pancaran emosi dari sorot mata Helena. Ia pun bisa merasakan sesak di batin Helena saat sahabatnya ini memberinya penjelasan. Dihina, direndahkan, dihakimi secara sepihak, atau dipandang sebelah mata, pastilah memberikan rasa sakit tersendiri. Orang diam dan tersenyum saat dihadapkan pada berbagai macam tuduhan bukan berarti menerimanya dengan lapang dada, melainkan seseorang tersebut tengah bersiap membuat pembalasan.
“Baiklah jika keputusanmu sudah bulat, aku menyetujuinya,” ucap Diandra pada akhirnya. “Len, boleh aku minta sesuatu darimu?” tanyanya serius.
Hot Chapters