Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Unexpected

Unexpected

beri tahunya sambil memasang ekspresi sedih. “Baguslah wanita murahan seperti dirinya cepat mati, sehingga populasi pelakor di dunia ini berkurang satu,” Lisa menanggapinya tanpa ragu atau memperhalus bahasanya. Ia tidak peduli dengan keterkejutan dan reaksi Mariska setelah mendengar tanggapannya yang terkesan kejam sekaligus kasar. “Aku tidak pernah menyangka kamu tega membuatku kecewa untuk kedua kalinya, Fel,” desisnya penuh penekanan kepada Felix.
9.838.1K viewsCompletedAdded to Library 989 Times as displeasure
Read
+Library
Unexpected Feeling

Unexpected Feeling

“Bukannya gitu termasuk menyakiti perasaan mereka? Apa dengan begitu bisa membuat perasaan lega dan trauma akan hilang?” Fajar dan kedua temannya terdiam, saling menatap satu sama lain. Indira seketika sadar jika apa yang ditanyakan sudah menyinggung perasaan, memilih kembali menyandarkan kepalanya di tembok dengan memejamkan matanya. “Maaf bukan maksud menggurui.” Indira mengatakan dengan suara pelan yang dapat di dengar mereka bertiga.
106.0K viewsCompletedAdded to Library 209 Times as displeasure
Read
+Library
Rasa

Rasa

Gadis itu menarik nafas panjang sambil menghitung 4 hitung mundur. "7 detik tahan nafas, dan sisa 8 detiknya buang." "Oh, iya, sambil buang, sambil dilepas ya semua emosi negatif nya, enak deh, langsung plong dan rilex." "Huh…, enak banget. Kerasa bedanya sama yang sebelumnya." "Huh…, betul. Lebih tenang." "Enak kan? Ulangi berkali-kali deh, supaya hasilnya maksimal. Tiga atau empat kali, sih, kalo Sarah biasanya."
104.2K viewsCompletedAdded to Library 87 Times as displeasure
Read
+Library
Contradiction

Contradiction

Raga gadis itu boleh saja berada di kelas, tapi pikirannya melayang jauh pada wajah kecewa Aoi yang dilihatnya saat jam istirahat makan siang. Saat itu di toilet, Aoi benar-benar berbeda dari biasanya. Tidak ada raut wajah manis dan ramah seperti biasanya. Gadis itu tampak tidak bersahabat, wajahnya datar penuh pertanyaan. Aira yang sebenarnya lebih tinggi dari Aoi itu merasa ciut dan mengecil karena tahu dan melakukan kesalahannya dengan kesadaran penuh. Aira merasa bersalah, itu tidak dapat dibantah, tapi keinginannya untuk memiliki Yuta juga tidak bisa ditepikan.
103.8K viewsOngoingAdded to Library 75 Times as displeasure
Read
+Library
Remorse

Remorse

PLAAAK “Sakit bego!” Yunia mulai mengumpat dengan tangan yang mengusap bahu kanannya. “Ngumpat terooos!” Dengan ekspresi puas Nadya menjulurkan lidahnya sengaja. Masih dengan senyum manis, ia kembali menikmati penderitaan dari korban pukulannya itu. “Seneng amat mbak, kualat entar bahagia di atas penderitaan orang!”
103.1K viewsCompletedAdded to Library 95 Times as displeasure
Read
+Library
UNPLACED

UNPLACED

Spontan dia berkata, “Tapi Vika mau bolu.” “Nggak!” “Vika lapar, Maaa,” rengeknya. “Yang kamu rasain itu bukan lapar. Hidung kamu mencium sesuatu yang wangi dan otak mengirimkan sinyal kalau itu menyenangkan. Lalu, kamu terjemahkan bahwa kamu harus menikmatinya. Karena sumbernya adalah kue, tiba-tiba kamu jadi punya keinginan kuat untuk memakannya. Kalau kamu menurutinya, makanan itu bukannya jadi energi, malah jadi lemak.”
102.9K viewsOngoingAdded to Library 60 Times as displeasure
Read
+Library
Mistake

Mistake

ini orang kayak kebanyakan nonton Drakor jadi paa kayak gini ekspresinya niru semua. "muka lo jangan di gituin jijay tau" . dengus adriell . "yee lo maa gak tau ya kalau di drakor eskpresi itu perlu tau menganbatkan kita lagi seneng , bahagia , terbaru , sedih , melonggo atau apapun". "ya tapi ini elo bukan Drakor thea". "anggap aja begitu kenapa sih , senengin istri bentar aja engak mau" ucap thea kesal.
8.712.0K viewsCompletedAdded to Library 239 Times as displeasure
Read
+Library
Bukan Pemuas Nafsu

Bukan Pemuas Nafsu

ucap Mama dengan wajah judesnya. "Maaf, Ma, di jalan macet!" "Lagian aneh banget, hari gini beli pulsa masih nyari konter, emang gak bisa pakai M-banking!" sahut Mama dengan tatapan sinis. Mama memang paling tidak suka menunggu, dia akan sangat marah kalau disuruh menunggu, walaupun itu cuma sebentar.
1058.2K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as displeasure
Read
+Library
Adoration

Adoration

Dering tanda tersambung terdengar, namun bukannya diangkat, nada itu berubah menjadi tanda penolakan. “Huh! Bukannya sudah kukatakan, ini jam sibuk. Pasti Kana sedang repot mengurusi pria tengil itu,” gerutu Baswara sambil menunjukkan wajah cemburu bercampur kesal. keberadaan Kana yang terus di sisi Soga, membuat ia kecewa sendiri. Namun, tiada yang bisa ia perbuat. “Ping, ping, ping!”
105.6K viewsCompletedAdded to Library 145 Times as displeasure
Read
+Library
Complicated

Complicated

“Kau marah? Aku berkata begitu? Bukannya biar impas ya?” “Impas?” Raska berdecih. “Kau berpikir begitu, karena kau menyamakan perasaan seperti mainan. Yang sekali dimainkan, kalo bosan dibuang!” Raska selalu melihat hal itu dari Almeira. Hidup bebas, juga selalu jalan dengan lelaki yang berbeda. Itu yang membuat Raska muak dengan Almeira. “Aku begitu karena yang kusuka itu kau! Bukan mereka! Mereka hanya pelampiasan!” sentak Almeira.
106.6K viewsCompletedAdded to Library 190 Times as displeasure
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status