Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
REUNI

REUNI

Rasanya aku sudah tidak bisa tertolong lagi. Akibat kejadian semalam, kerjaku hari ini kacau. Beberapa kali kena tegur Danar karena salah mengirim data. Bahkan aku juga salah mengirim fail rapat. Konsentrasiku berceceran, aku nggak bisa fokus. Sampai-sampai hampir membuat koridor banjir lantaran ulahku yang tidak segera menghentikan air yang terus mengucur dari water dispenser saat gelas penuh. Aku benar-benar payah. Akibatnya harus mengepel koridor, disaksikan semua orang yang ada di sana. Memalukan.
1015.3K viewsCompletedAdded to Library 506 Times as disrupted
Show Reviews (11)
Read
+Library
Yuli F. Riyadi
Halooo, Selamat Datang di Goodnovel. Ini cerita keempatku di sini. Semoga kalian suka membaca kisah Wina-Tama-Giko-Danar. Mereka akan menemani kalian tiap hari hingga tamat. Yuk! ramaikan dan jangan lupa tinggalkan review lima bintang .........
arwa
biasanya aku kurang suka baca cerita yg ceritanya cuma dr sudut pandang satu doang,,,tp ini lain,rasanya harus lanjut baca terus,bagus si,sayang nemu cerita ini baru,,,, habis ini enaknya lanjut cerita yg mana kak??
Read All Reviews
RUSAK

RUSAK

Tanpa mereka berdua sadari, perdebatan panjang mereka telah mengganggu orang lain yang masih dalam pengaruh obat penenang. Seharusnya Arjuna cukup lega karena ia tak perlu lagi menjawab pertanyaan dari Rima. Namun kini keadaannya akan jauh lebih tegang karena Safa terbangun dan melihat pria yang telah merusaknya berada di dalam ruangan yang sama.
1.9K viewsOngoingAdded to Library 55 Times as disrupted
Read
+Library
Kelahiran yang Menghancurkan

Kelahiran yang Menghancurkan

"Iya, jam tiga. Keputusan akhir soal akuisisi perusahaan perhiasan Helvoria." Saat aku sedang memeriksa dokumen, pintu ruang rapat tiba-tiba ditendang terbuka. Sosok yang tak asing menerobos masuk. Itu Alexander. Jasnya kusut, rambutnya acak-acakan dan matanya menyala dengan kemarahan yang tak terkendali. Beberapa pengawalku berada tepat di belakangnya, jelas gagal menghentikannya.
56.9K viewsCompletedAdded to Library 1.9K Times as disrupted
Read
+Library
SaDriS

SaDriS

Malam itu saat sadris sedang melakukan pekerjaanya tiba2 Ilmi menelfon dan betapa kagetnya dia melihat deretan pesan yang terucap kata putus... Sadris bingung dengan apa yang sedang terjadi tiada angin tiada hujan tiba2 ini memutuskanya... Sadris langsung meminta ijin untuk pergi pulang dulu ia beralasan kalo ibunya sedang sakit...
9.62.9K viewsOngoingAdded to Library 63 Times as disrupted
Read
+Library
Reuni

Reuni

Aroma tidak sedap keluar dari mulutnya, dan bau itu seolah merebak memenuhi ruangan. Dimas berjalan sempoyongan menuju kamar dengan masih mengenakan sepatu, dia manjatuhkan tubuhnya di kasur, namun tak berapa lama kemudian dia bangkit menuju kamar mandi dan muntah-muntah. Untuk menghindari pertengkaran Mahira memilih diam dan tidak berbicara sepatah kata pun, karena baginya percuma berbicara dengan orang yang sedang mabuk
2.9K viewsOngoingAdded to Library 91 Times as disrupted
Read
+Library
Difficult

Difficult

Leo mendengarkan penjelasan Agus dalam diam “Dan itu berarti Risa sudah tidak mendapatkan keistimewaan untuk berada di tempat Zee.” “Risa berada disana tidak ada kaitannya dengan pekerjaan Putik.” Leo mengoreksi kata-kata Agus. “Apa tidak ada jalan lain? Bisa jadi dia di tempatkan bagian lain.” Agus menggelengkan kepalanya “Sudah dicoba dan hasilnya adalah zonk.” “Maksudnya?” Leo menatap bingung. “Dia merusak segala hal saat dipindah bagian.” Agus menjawab dengan menahan kesal “Banyak yang sudah dirusaknya, kami menutupinya dengan tidak berbicara dengan bapak.”
6.5K viewsCompletedAdded to Library 261 Times as disrupted
Read
+Library
Mistake

Mistake

takut aja ngebayangin yang engak engak kan berabe . gegara nonton SBS nya jk kan pikiran ku jadi engak waras . hahhahaaha semoga suka 💛
8.712.0K viewsCompletedAdded to Library 382 Times as disrupted
Read
+Library
SCANDAL

SCANDAL

Imam semakin dibuat frustasi dengan kejadian demi kejadian yang menimpanya. Semenjak ia cerai dengan Mafida, hidupnya sering apes. "Mana dua hari lagi waktunya bayar cicilan rumah," gumam Imam saat meninggalkan kantor bank dengan perasaan kesal. Ia pun berangkat kerja menggunakan ojek online. Saat ia hendak masuk ke ruangannya, tiba-tiba sekertaris atasanya memanggilnya.
101.2K viewsCompletedAdded to Library 35 Times as disrupted
Read
+Library
Menghancurkan Suamiku

Menghancurkan Suamiku

Dan tidak ada yang lebih menyakitkan daripada melihat putranya tumbuh dengan perasaan tidak diinginkan oleh ayah kandungnya sendiri. Pagi itu, Marianna menyiapkan sarapan seperti biasa. Meskipun tidak ada yang berubah dari rutinitasnya, ada sesuatu yang semakin menggerogoti hatinya. Adrian duduk di kursinya, memainkan sendok di piring tanpa selera. Bocah itu tampak lelah, matanya sedikit membengkak karena kurang tidur. Marianna tahu alasan di baliknya, mimpi buruk. Sejak insiden malam itu, Adrian sering terbangun di tengah malam dengan tubuh gemetar, mencari perlindungan di pelukannya.
426 viewsOngoingAdded to Library 15 Times as disrupted
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status