Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
PERNIKAHAN DUA ALAM

PERNIKAHAN DUA ALAM

Dion menghela napas sejenak sebelum akhirnya menuntun Adisti membaca niat berwudu. Awalnya bibir Adisti tampak kaku mengucap kata demi kata niat wudu, tetapi akhirnya ia bisa mengucapkannya walaupun terbata-bata. Dion memberikan contoh, terkadang harus mengulangi saat Adisti keliru urutannya. “pakailah ini.” Dion mengulurkan mukena berwarna putih dengan hiasan swaroski di beberapa bagian.
106.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 126 kali sebagai doa memakai siwak
Baca
+Pustaka
Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius

Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius

kata Dwija sambil menggertakkan giginya. Sejak bergabung dengan Gedung Nomor Satu, Dwija tidak pernah merasakan kekalahan. Setidaknya dalam pertarungan menggunakan senjata, dia selalu menang. Saat bertemu dengan Saka, dia sebenarnya mengira Saka seperti Yasa yang memanfaatkan kekuasaan untuk bertindak sewenang-wenang. Namun, dia tidak menyangka Saka ini benar-benar sangat kuat. Mendengar perkataan itu, Wendi mengeluarkan satu botol porselen dari sakunya dan memberikan beberapa pil pada Dwija.
96.1M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 209.0K kali sebagai doa memakai siwak
Tampilkan Ulasan (2659)
Baca
+Pustaka
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Dillah_whj
izin promosi ya kk ... ayo kk/mas jangan lupa mampir kecerita saya judulnya: Diary Dira kisah tentang seorang pramugari yang berusaha sembuh dari luka akibat penghianatan kekasihnya yang ternyata sudah melangsungkan pertunangan dengan wanita lain. Ada juga pak tentara tampan yang akan nyembuhin
Baca Semua Ulasan
DOA KUBUR TAK SEMPURNA

DOA KUBUR TAK SEMPURNA

Pria tua itu mengusap-usap daun kelor di tangannya sambil merapal beberapa bait doa. “Tolong dibantu doa Al-Fatihah, biar dilancarkan segala urusan,” ujar Pak Markum kepada yang lain. Semua langsung mengangguk meski tatapan mereka menyiratkan kebingungan. “Bismillahirrohmannirrohiim.” Pak Markum mengusapkan batang daun kelor ke sekujur tubuh jenazah. Dia terus mengulang mengusap hingga beberapa kali, ketika terasa ada tarikan kuat berhawa panas menjalar di tangannya.
103.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 135 kali sebagai doa memakai siwak
Baca
+Pustaka
Mengapa Kau Membenciku?

Mengapa Kau Membenciku?

Segera dilepaskan sandal yang dikenakannya itu untuk menuju ke tempat wudhu, setelah selesai diambilnya sepasang mukenah dari dalam gantungan lemari yang terletak di sisi kanan pintu masuk musholla. Dengan tuma’ninah Sinta melakukan setiap gerakan sholat, sesudahnya ia berdzikir sebentar setelah itu dilanjutkan dengan berdo’a. Dalam Do’anya tersebut ia memohon kesembuhan untuk Fero karena pada saat ini tak satupun yang tahu kapan Fero bisa kembali siuman dari komanya. Sinta sangat berharap Fero bisa kembali sembuh serta melakukan akitifitasnya kembali, Sinta juga telah berencana untuk mengucapkan terima kasih secara langsung kepadanya karena telah menyelamatkan nyawa putranya begitu Fero siu
1011.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 363 kali sebagai doa memakai siwak
Baca
+Pustaka
Dijodohin

Dijodohin

Di atas tumpukan itu ada sikat gigi yang masih terbungkus, ada juga sabun cuci muka, dan secarik kertas. Mas tidak tau cuci muka apa yang kamu pakai. Untuk sementara kamu pakai saja yang ada. Maaf mas belinya di minimarket bareng celana kamu. Itu kemeja putih sengaja Mas siapin untuk kamu pakai. Masih baru, kok, belum pernah Mas pake. Mas sayang
109.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 209 kali sebagai doa memakai siwak
Baca
+Pustaka
Dosa Dibalik Cadar

Dosa Dibalik Cadar

Keluar dengan rambut basah, dan wajah yang lebih segar daripada tadi, Zikra langsung melahap nasi goreng kesukaannya. Beberapa jam berlalu. Masih dengan aktivitas yang biasa yaitu kegiatan yang monoton, Salwa menginjak mesin jahit yang bisa mencukupi kebutuhan mereka sehari-harinya. Di sela-sela kesibukannya, ia teringat kepada Ummi Nia. Orang yang telah lama tak ia kunjungi. Hmm bagaimana kabar beliau ya?
3.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai doa memakai siwak
Baca
+Pustaka
Dewa

Dewa

Dewa mengiba. Chika pura-pura tak mempedulikannya. Dia masuk lagi ke dapur untuk mengambil piring. Bersamaam itu Reno dan Silvi telah pulang dari masjid. Suara mereka mendadak membuat rumah sederhana itu seolah akan roboh. Reno dan Silvi memakai seragam TPA bawahan hijau, dengan atasan kuning. Silvi menutup auratnya dengan kerudung putih awan, sementara Reno memakai pecis Entong. "Kakaaaaakkkkk!! Silvi pulang! Nilai tajwid Silvi tadi seratus,"
9.97.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 198 kali sebagai doa memakai siwak
Baca
+Pustaka
Ibuku Bukan Wanita Biasa

Ibuku Bukan Wanita Biasa

"Kau tidak pernah memperbaiki filter bicaramu rupanya, menteri Doja." Doja tersenyum, "Ini bukan gayamu, jangan bertele-tele, cepat katakan yang kau inginkan! Aku tidak punya banyak waktu meladenimu." Ujarnya kesal, seraya bejalan menuju kursi tamu. "Beri aku akses senjata." Doja menoleh pada Riana secepat kilat, "Kau ingin aku memberi akses perdagangan senjata ilegal?!"
109.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 251 kali sebagai doa memakai siwak
Baca
+Pustaka
Another Side of EARTH

Another Side of EARTH

"Kau kenapa sih melihatnya terus?" "Laki-laki itu aneh!" "Ya, mungkin karena kita tak pernah melihatnya saja. Ayo kita ke tempat penjualan karcis disana!" Dova sudah duluan berada disana. Dia percaya diri menawarkan barter dengan kacamata miliknya. Memang kacamata itu canggih, tapi untuk di Nuuswantaara ini apa benda itu berharga? "Ckk! Aku tak butuh itu! Pergilah!"
107.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 145 kali sebagai doa memakai siwak
Tampilkan Ulasan (25)
Baca
+Pustaka
Susan S
Kak Dita mah nggak perlu diragukan lagi. Tapi btw kok aku lebih suka Scifinya ya daripada genre yg lain yg kakak tulis. Ini tuh gimana ya. Meski baru baca 3 bab tapi asik banget gitu dibacanya. Kayaknya kak dita nyaman sama genre ini. Fellnya nonjok banget. Dan lebih bebas tentunya.
Shell
Scifi memang seru. Btw suka sama gaya bahasanya. Jadi keinget cerpen Millenium 11 karya Kak San. Settingnya sama2 masa depan. Meskipun punya Kak San lebih jauh lagi. Tapi konsep ceritanya sama2 keren.
Baca Semua Ulasan
DINODAI SUAMI SENDIRI

DINODAI SUAMI SENDIRI

"Ogah! Kamu pikir aku dukun? Pulang gih, sono. Nulis, nulis..." Aku dan Zein makan siang di kafe tempat biasa kami makan. Dia sibuk memainkan gawai murahannya. Ya, paling cuma dengan spec ram tiga giga aja. Iyyuh... pasti lelet banget. Mana layarnya retak, mirip jaring spiderman. Mau mengirimkan foto cantikkupun, jadi mikir. Kulit halusku bakal nampak bergaris di layar gawainya. Dia tampak serius. Jari-jari panjangnya, dengan lincah menari salsa di seluruh layar. Cha cha cha. Sampai-sampai, aku yang super cantik menggelitik ini nggak dihiraukan sama sekali.
9.6124.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.4K kali sebagai doa memakai siwak
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status