Imperfect Partner
Ia sengaja melakukannya karena Helena terlihat enggan berbasa-basi dengannya.
Helena hanya manggut-manggut. “Aku memaafkanmu,” balasnya.
Balasan yang diberikan Helena, membuat Felix terkejut karena di luar dugaannya. “Semudah itu?” tanyanya bingung.
“Untuk apa menyulitkan yang seharusnya mudah? Bahkan, yang sulit pun seharusnya bisa disederhanakan,” Helena menanggapinya apatis. Melihat lawan bicara di depannya bungkam, Helena kembali bersuara setenang mungkin, “Karena tujuanmu ke sini sudah terkabul, jadi pulanglah. Pintu rumah ini masih terbuka lebar dan letaknya pun belum berubah.”
Hot Chapters