Rayuan Maut Para Tetanggaku
Dia adalah orang yang selalu bisa membuat suasana ringan, meski kadang celetukannya kelewat batas, tapi semua itu tidak pernah membuat kami bermusuhan.
“Oi! Kok muka lo kayak kurang tidur? Nonton bokep semalaman ya lo?” tanyanya sambil nyengir, duduk di tepi mejaku.
Aku menggeleng, tapi tak bisa menahan tawa kecil, lalu kujawab dengan bercanda, “Iya, nonton pakai layar proyektor.”
Ardi ikut tertawa sambil menggelengkan kepala. “Parah, gue gak diajak.”