Suamiku Jadul
Aku tertawa seraya mencubit paha Bang Parlin.
"Kenapa pula dibilang liburan panas, Bang?"
"Kan, keringatan, Dek, makanya panas,"
"Bang, tidurkan si Ucok sama si Butet dulu napa, Bang, ceritain dongeng dulu," kataku lagi sambil bergaya centil.