Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kesengsem Ajudan Caem

Kesengsem Ajudan Caem

Fajrin : Diam-diam merayap. Nawang : Datang seekor tikus. Aland : Lalu ditangkap. Hap. Hap. Hap. Mathilda : Aku membayangkan cicak makan tikus. Jadi merinding. Marni : Segede apa itu cicak? Santi : Mungkin sebesar ikan pari. Jamil : Ikan tongkol. Setiadi : Ikan tuna. Yuswanto : Dibalado. Endes!
101.1K viewsCompletedAdded to Library 42 Times as dongeng kucing dan ikan
Read
+Library
Dokter, Jangan Gitu Dong

Dokter, Jangan Gitu Dong

“Iya, Tante! Dongengnya lucu-lucu ya!” Sofia mulai bercerita: “Dahulu kala,” Sofia memulai dengan suara lembut, “ada seekor kelinci bernama Kiki. Kiki ini sangat licik… tapi juga agak ceroboh. Suatu hari, dia ingin mencuri wortel milik gajah besar bernama Gomo. Tapi… eh, Kiki lupa kalau dia memakai sepatu terlalu besar! Setiap langkahnya, ‘KREEEEK… KREEEEK…’ bunyinya keras sekali. Gomo pun bangun dan menatap Kiki sambil berkata, ‘Hei, kelinci… sepatu besar itu milik siapa?’
10154.3K viewsOngoingAdded to Library 5.6K Times as dongeng kucing dan ikan
Show Reviews (28)
Read
+Library
Akun Baru
Setelah kelar baca cerita yng berjudul, "Menjadi ibu susu untuk anak presdir", langsung lanjut baca cerita ini. pkoknya setiap cerita kk Liazta slalu bagus dn terbaik. Jangan lupa update setiap hari ya Thorrrrrr.
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Read All Reviews
Suami Tukang Ikan Ternyata Sultan

Suami Tukang Ikan Ternyata Sultan

Tidak tahu malu sekali wanita itu datang ke sini, bahkan dia juga sudah memutuskan pertemanan denganku hanya karena kami miskin. "Ini, ikannya." Mas Giora dengan ramah mengatakan itu sambil memberikan ikan yang sudah dibungkus dengan plastik berwarna hitam. Aku yang kesal melihat Wita pun langsung saja menyindir dirinya. "Kamu kemarin bilang tidak mau berhubungan dengan aku dan suamiku, sekarang malah beli ikan yang dijual oleh suamiku," sindirku dengan tajam.
103.4K viewsCompletedAdded to Library 92 Times as dongeng kucing dan ikan
Read
+Library
Istri Mungil Sang Penguasa

Istri Mungil Sang Penguasa

Sungut Valerie. “Anakmu?” “Mmm.” Valerie mengangguk, menunjukkan anak anjingnya pada Isabelle yang langsung berteriak histeris. “Astaga Valerie, dari mana kamu mendapatnya? Kamu membelinya?” dengan lembut dan penuh semangat Isabelle menggendong hewan kecil itu dalam dekapannya. Valerie tersenyum. Ternyata anak anjing ini bagian dari takdirnya. Dia bisa meluluhkan hati Isabelle dengan mudahnya hanya dengan menunjukkan anak anjing itu.
1065.1K viewsCompletedAdded to Library 2.0K Times as dongeng kucing dan ikan
Read
+Library
1001 Reinkarnasi Dewi Bulan Merah

1001 Reinkarnasi Dewi Bulan Merah

Kediaman Rong Meiyin, "Dasar kau kaisar kucing, kenapa tidak beritahu aku sebelumnya, aku lelah membawa tubuhmu yang berat dan gendut itu." Kaisar kucing, "Apa gendut kau bilang, Kau yang gendut jelek bla bla bla… " segala sumpah serapah keluar dari mulut Kaisar Kucing. Mereka bertengkar dan saling membalikkan badan. Meiyin kemudian yang pertama kali bicara. "Kaisar kucing ini darahku." Meiyin menggores jarinya dan banyak darah menetes di sana.
108.6K viewsOngoingAdded to Library 301 Times as dongeng kucing dan ikan
Read
+Library
Anak Kembar Sang Konglomerat

Anak Kembar Sang Konglomerat

“Jadi gini Dev. Bangau itu menipu kepiting dan para ikan di kolam. Pada suatu hari musim kemarau melanda, di sebuah kolam yang berisi ikan dan kepiting yang bersahabat, mereka tengah gelisah karena air kolam semakin mengering. "...Beberapa hari berlalu datang bangau ingin menolong mereka. Memindahkan ikan ke sungai. Kepiting setuju dan mulailah bangau beraksi. Ternyata bangau menipu mereka. Semua ikan telah mati dimakan bangau. Kepiting sangat marah dan mencekik leher bangau. Berakhir bangau mati.” Akhirnya Liana menyelesaikan ceritanya. Liana mengatur nafasnya kembali agar tidak sesak. Devan bertepuk tangan membuat Liana bangga.
1073.0K viewsCompletedAdded to Library 2.5K Times as dongeng kucing dan ikan
Read
+Library
Kesempatan Kedua untuk Sang CEO Dingin

Kesempatan Kedua untuk Sang CEO Dingin

“Pokoknya kita harus cari baju baru buat acara nanti!” Belinda meletakkan udang yang sudah dikupas itu ke mangkuk makanan kucing, lalu memanggil pelan, “Mochi!” Kucing itu langsung mendekat dengan langkah manja dan ekor tegak. Sambil mengelus lembut kepala Mochi, Belinda bertanya lirih, “Acara apa?”
1025.1K viewsOngoingAdded to Library 651 Times as dongeng kucing dan ikan
Read
+Library
Topeng Si Suami Idaman

Topeng Si Suami Idaman

Dia berlanjut di ruangan berikutnya yang mulai membuat otaknya tak waras. Bagaimana tidak, ini seperti kandang hewan! Sampai makanan ringan memenuhi meja dan sofa, bir serta alkohol merk mewah sudah kosong di lantai. Serbuk-serbuk makanan yang berjatuhan mengundang para semut merah untuk menggerubunginya. Jangan lupakan, makanan cepat saji yang hanya dilahap setengah bagian lalu dibiarkan terbuka, membuat lalat berdatangan.
1023.2K viewsCompletedAdded to Library 882 Times as dongeng kucing dan ikan
Read
+Library
Tetangga Manisku

Tetangga Manisku

Erick terkekeh menggodanya. "Diih, aku disamain dengan ikan duyung." Nana tergelak mendengarnya dan mencubit lengan kucing garong. "Lho ikan duyung kan cantik non, seperti Ariel." Kembali Erick menggodanya dan mencubit pipinya yang chubby dengan gemas. "Mana ada ikan duyung, adanya juga Dugong." Nana mencebikkan bibirnya, merajuk. "Macam mana bunyi Dugong?" Erick menggodanya lagi.
1015.6K viewsCompletedAdded to Library 482 Times as dongeng kucing dan ikan
Read
+Library
[BUKAN] PELAKOR

[BUKAN] PELAKOR

'Kumpulan Dongeng Anak-Anak'. Irish mulai membacakan legenda seekor kera yang sangat rakus dan pelit, mana keranya juga jahat. Saat di kodok meminta pisang karena lapar, monyet dengan iseng memberi kulit pisang pada kodok dengan memakan isinya terlebih dahulu. Setiap saat kodok meminta pisang si kera selalu berbuat seperti itu tapi si kodok sangat sabar. Hingga suatu hari, si ada banjir besar yang membuat kodok yang berada di atas pohon juga ikut terhanyut. Karena keserakahannya, monyet itu ikut tenggelem, tentu saja kodok selamat karena ia pandai berenang.
1042.1K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as dongeng kucing dan ikan
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status