Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dendam Permaisuri yang Terbuang

Dendam Permaisuri yang Terbuang

ujar Nyi Gendeng Sukmo memberikan bunga mawar yang masih utuh di bakul pada Rengganis. Ragu, Rengganis meraihnya, ‘Astaga, apa yang aku pikirkan, ingin makan bunga? Ini gila,’ gumam Rengganis memperhatikan bunga mawar dalam genggaman. ‘Tapi aku merasa sangat ingin memakan bunga ini … ah … ini bagaimana?’ keluhnya lagi. ‘Coba satu kelopak saja,’ ujar Rengganis lagi dalam benak, tangan kanannya berhasil memetik kelopak itu lalu menyuapkan ke mulut. ‘Rasanya, manis, asam ….’
1025.0K viewsCompletedAdded to Library 775 Times as dongeng peri bunga
Read
+Library
The Last Queen

The Last Queen

Kalau itu Galuh, putri tak akan semudah itu lolos dari mata tajamnya. "Kemarilah," kata putri. Dayang lalu memberinya beberapa ramuan yang telah ia siapkan. Setelah itu dayang membantu putri untuk mengganti perban di pinggangnya. "Dayang," kata putri tiba-tiba. "Hamba, Gusti." "Apa benar bunga jepun berkelopak empat bisa mendatangkan keberuntungan ?" tanya putri ragu-ragu. "Yang hamba dengar memang begitu, Gusti," jawab dayang itu masih sambil memegang kain perban untuk putri di tangannya.
5.9K viewsCompletedAdded to Library 230 Times as dongeng peri bunga
Read
+Library
Legenda Pendekar Keris Naga Perak

Legenda Pendekar Keris Naga Perak

Seiring berjalannya waktu, Bunga Bangkai menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari dan budaya masyarakat Desa Suku Danau, menjadi simbol kehidupan dan keberlanjutan yang melekat erat dengan identitas mereka sebagai penduduk desa. Namun, korelasi yang paling menarik adalah antara Bunga Bangkai dan misteri Keris Pusaka Naga Perak. Dalam cerita perjalanan Mada dan Sari, bunga ini menjadi elemen kunci dalam pencarian mereka akan pusaka legendaris tersebut. Penduduk desa percaya bahwa aroma mistis yang dihasilkan oleh Bunga Bangkai memiliki kekuatan magis yang dapat mengungkap rahasia tersembunyi dan memecahkan teka-teki sulit. Dengan memanfaatkan aroma bunga ini, mereka berharap dapat m
2.2K viewsOngoingAdded to Library 68 Times as dongeng peri bunga
Read
+Library
Dewi Medis Kesayangan Kaisar

Dewi Medis Kesayangan Kaisar

Senyumnya mengembang, “Ada pola bunga sakura di permukaan cangkir ini. Meski samar sekali dan nyaris tak terlihat, ini adalah sebuah mahakarya tak ternilai yang berasal dari negara lain …, jadi, Yang Mulia Selir Agung, kau masih mau mengira ini hanyalah cangkir biasa?” Ketika mendengar penjelasan itu, ekspresi wajah Putri Changle berubah drastis, dia tampak terkejut dan sedikit panik. “Apa maksudmu?” Selir Agung Qin masih tidak mengerti. Yinlan memijit pelipisnya pelan, kemudian dengan senang hati menjelaskan. “Kau pasti sudah melihat corak bunga yang samar ini, kan, Selir Agung? Kau mungkin mengira itu adalah bunga persik. Tapi lihatlah, ujung kelopaknya berbeda dengan bunga persik. Karena
9.851.7K viewsCompletedAdded to Library 2.0K Times as dongeng peri bunga
Read
+Library
Dewi Ambigu

Dewi Ambigu

Penjelasan Lestari cukup gamblang dan bisa dimengerti. Ambigu turun dari balai-balai itu, dan menyimpan keris itu baik-baik. Tubuh kecil itu kemudian menimba air dari sumur dan menuangnya pada sebuah ember. Lalu bagaimana dia bisa mendapatkan kembang setaman malam-malam begini? Kemudian gadis itu kembali pada neneknya untuk bertanya. “Bunga setaman itu apa saja nek?” “Kenanga, mawar merah, mawar putih, melati, Cempaka putih (kanthil),” jawab Lestari
105.1K viewsOngoingAdded to Library 168 Times as dongeng peri bunga
Read
+Library
AKAN KUTAKLUKKAN DUNIA MURIM DENGAN....

AKAN KUTAKLUKKAN DUNIA MURIM DENGAN....

pikirnya saat melihat targetnya berada di sudut ruangan, tak jauh dari ranjang. "Oh, ketemu!!" Jangsam hampir bersorak dalam hati. Di dalam sebuah vas keramik kuno, tumbuh sebuah bunga yang mirip dengan Bunga Peony (Paeonia suffruticosa). Itulah sang "Bunga Seratus Tahun", Ratu Bunga yang menjadi simbol kemakmuran abadi, namun di tangan keluarga Tang, ia adalah sumber bisa yang tak tertandingi. "Jadi, aroma memabukkan ini berasal darimu...?"
101.7K viewsOngoingAdded to Library 49 Times as dongeng peri bunga
Read
+Library
PENDEKAR LEMBAH HANTU

PENDEKAR LEMBAH HANTU

Rangga menghampiri Retno pencuri lalu berkata "Aku sudah membayarnya dengan kain batik, apa itu kurang cukup?!" Retno pencuri hanya mendengus "Huuh, kain itu nilainya tidak sepadan dengan khasiat bunga itu. Bunga itu dapat menyambung nyawa orang yang sudah tidak mampu lagi melawan penyakitnya. Kami menyebutnya Bunga Sambung Nyawa, sayangnya bunga itu hanya berbunga seratus tahun sekali." Rangga tertegun tak menyangka nilai bunga itu begitu tinggi, bahkan menurutnya nilai bunga itu tidak bisa dinilai dengan uang.
105.4K viewsCompletedAdded to Library 136 Times as dongeng peri bunga
Read
+Library
Saat Kupergi, Bunga Bermekaran

Saat Kupergi, Bunga Bermekaran

Sebelum naik pesawat, aku mematikan ponselku dan memasukkannya ke dalam kotak hadiah yang seharusnya menjadi kejutan ulang tahun pernikahan. Aku lalu meminta seseorang untuk mengantarkannya kepada Renaldo. Ini adalah pita merah yang dipilihkannya sendiri untukku. Sekarang, aku mengikatkannya ke kotak sebagai hadiah perpisahan. Kembang api yang merayakan ulang tahun pernikahan menerangi seluruh langit malam tepat pada waktunya di kebun mawar. Di bawah langit berbintang itu, tempat itu ramai orang dengan aktivitas, denting gelas terdengar riuh.
24.2K viewsCompletedAdded to Library 630 Times as dongeng peri bunga
Read
+Library
Kehidupan Kedua Pewaris Giok Hitam

Kehidupan Kedua Pewaris Giok Hitam

tanyanya usai tidak menemukan satu orang pun selain dirinya. "Di sini!" Hou Yi kemudian menunduk saat menyadari sesosok mungil yang melompat-lompat di antara bunga-bunga. "Kecil sekali, mahluk apa kamu?" Sosok mungil itu menjawab, "Aku peri bunga." Peri itu kemudian menujuk hasil 'panen' Hou Yi. "Apakah itu tanaman obat? Di mana kamu mendapatkannya?" tanya si peri.
104.0K viewsOn holdAdded to Library 79 Times as dongeng peri bunga
Read
+Library
TULANG SUCI NAGA ABADI

TULANG SUCI NAGA ABADI

Gaya bertarung kapak kembar khas keluarga ini masih diajarkan turun-temurun. Dan terakhir, sosok yang berbeda aura dari semua yang hadir. Bai Simi — wanita anggun dengan jubah sutra putih keperakan — melangkah masuk perlahan. Senyum tipis menghiasi wajahnya, namun tatapannya setajam mata belati tersembunyi. Ia membawa aroma bunga yang samar namun tak terlupakan. “Ibu Peri Seribu Bunga datang juga rupanya,” gumam Sin Lai Luo pelan.
1015.3K viewsOngoingAdded to Library 352 Times as dongeng peri bunga
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status