Pembantu Kesayangan Tuan Muda
Nyonya Puspa tak bisa menyembunyikan sorot bangganya ketika memperkenalkan Jelita kepada mereka semua sebagai calon menantunya.
“Selamat menikmati makan siangnya, ibu-ibu semua. Silakan pilih menu apa saja, gratis buat kalian yang jauh-jauh datang dari Malang.”
Ibu-ibu itu heboh. Memuji Jelita yang cantik, sukses, dan royal.
“Wah, asyik banget punya menantu yang murah hati seperti ini, Jeng Puspa.”
“Bimo betul-betul beruntung punya calon istri sempurna sepertimu, Jelita.”