Terjebak Di Pegunungan Salju Bersama Om Asing
“Sebelum tidur, aku melihat kamu benar-benar kecapekan habis digempur, di bagian sana juga masih terus keluar darah. Makanya aku keluar cari salju bersih, lalu rebus airnya untuk membersihkan badanmu.”
Setelah berkata begitu, om menggaruk kepalanya dengan agak merasa bersalah, lalu melanjutkan, “Tapi aku nggak sengaja ketiduran, termosnya hampir saja meledak dibakar. Air di dalamnya juga panas sekali, jadi aku keluar lagi untuk ambil salju.”
Melihat sepatu om yang basah terkena lelehan salju, aku merasa sangat terharu.