Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Honey to the Moon : The Prince & I on a Remote Island

Honey to the Moon : The Prince & I on a Remote Island

Dan cowok-cowok gondrong yang ramah-ramah itu tentu saja meminjamkannya. Oh My God. Joy terkaget-kaget tak percaya. Seumur-umur ia memang penikmat komik. "Emo Doran" dan juga "Kelir Shin Chan" adalah dua judul favorit masa kecilnya yang cukup bahagia. Juga pernah membaca "Permen Permen" kisah cinta si gadis cantik malang, Manga Zepun pertamanya. Bahkan komik cowok detektif berjudul "Pemburu Kota" dimana milik cowoknya sering digambarkan naik dari balik celana panjangnya. Tak ada yang kelihatan, namun sangat nakal. Belum lagi cewek sang detektif yang sering hanya mengenakan sehelai handuk dan memiliki bumper super empuk yang sering dipamerkan walau hanya dalam air kamar mandi, atau dari belak
106.1K viewsOngoingAdded to Library 226 Times as dongeng remaja
Read
+Library
Disayang Duda Kaya

Disayang Duda Kaya

Enam Tahun Kemudian Raga Dewandra Adnan, itu lah nama seorang remaja yang kini duduk di bangku kelas dua sekolah menengah atas. Anak lelaki itu menunggu jemputan seperti biasanya di taman sekolah sambil memainkan ponselnya sekedar untuk melihat-lihat komik yang episodenya baru saja terbit.
6.7K viewsCompletedAdded to Library 221 Times as dongeng remaja
Read
+Library
Penakluk Hati Om Dokter

Penakluk Hati Om Dokter

Gadis remaja itu justru semakin semangat menjelaskan membuat Dirga geram dan heran dengan pemikiran remaja di depannya. Kini mereka malah semakin semangat mengeluarkan argumennya masing-masing. Hal yang sangat jarang dilakukan oleh Dirga. Bukan, bukan karena ia pelit atau tidak ada uang, tapi ini adalah pertama kalinya ia tidak canggung dengan orang asing. Mungkin karena lawan bicaranya adalah remaja atau karena ia merasa ditipu oleh remaja itu? Entahlah.
8.4K viewsOngoingAdded to Library 260 Times as dongeng remaja
Read
+Library
Mendadak Jadi Sugar Baby

Mendadak Jadi Sugar Baby

Namun anak kecil tetaplah anak kecil. Cerita dari teman-temannya tentang mall besar, kereta panjang, pesawat yang bisa terbang tinggi semua itu seperti negeri dongeng baginya. Rena mendekatkan wajah ke telinga Revan, lalu berbisik conspiratorial, seolah menyusun rencana rahasia. “Om… pliss bawa lena ya… lena mau ikut. Tapi sama bunda pasti gak buleh…”
1029.2K viewsCompletedAdded to Library 934 Times as dongeng remaja
Read
+Library
Legenda Negeri Kaili

Legenda Negeri Kaili

Xiao Long tersenyum dan menepuk kepalanya dengan lembut. "Baiklah," sahutnya dengan lesu. Dong Xiu Bai tidak menyukai jika Xiao Long selalu menganggapnya sebagai anak kecil. Namun apa hendak dikata dirinya memang terlihat seperti bocah berusia tujuh atau delapan tahun meskin sebenarnya dia sudah beranjak remaja. "Nyonya silakan kainnya! Kami membawa kain berkualitas dari Tanah Bebas!" Dong Xiu Bai berteriak-teriak menawarkan dagangan.
107.8K viewsCompletedAdded to Library 241 Times as dongeng remaja
Read
+Library
Tak Terkalahkan Sejak Lahir

Tak Terkalahkan Sejak Lahir

"Penjaga gerbang? Seorang murid tingkat rendah?!" "Mustahil! Sama sekali mustahil!!!" Para penonton enggan mempercayainya, dan beberapa remaja yang bercita-cita menjadi seperti Shen Cangsheng tersipu dan dengan penuh semangat membantahnya. "Haha, ini cuma rumor, mungkin tidak benar. Anggap saja aku bicara omong kosong." Pendongeng tua itu tidak ingin berdebat dengan orang banyak, tetapi hanya menatap gadis dengan kepang itu:
2.5K viewsOngoingAdded to Library 80 Times as dongeng remaja
Read
+Library
Pakde sang Penakluk

Pakde sang Penakluk

balas Maya tertawa getir, mencengkeram erat tas selempang di dada. Dita menggeleng-gelengkan kepala sambil melipat tangan di dada bidang. "Astaga, gadis ini ternyata... Ah, anak zaman sekarang benar-benar suka bikin pusing kepala," gumam siluman kucing berbisik tajam ke telinga Sugiono. "Masalah percintaan remaja labil berujung mau bunuh diri di jalan raya."
108.2K viewsOngoingAdded to Library 247 Times as dongeng remaja
Read
+Library
Ah! Mau Lagi Dong, Bang Ucup

Ah! Mau Lagi Dong, Bang Ucup

"Hahaha! Bisa saja kau! Jangan-jangan kau sudah main sama cewek di warung remang-remang ya? Tumben... biasanya kau paling bisa jaga diri, Cup. Tobat kau?" Ucup menyeruput kopinya yang pahit, matanya menerawang. "Cewek warung remang-remang mah lewat, Rot... ini malah kayak bintang film. Kulitnya halus, baunya wangi bunga, bukan bau minyak kayu putih."
103.8K viewsOngoingAdded to Library 99 Times as dongeng remaja
Read
+Library
Ibu Susu Untuk Bayi Tuan Sean

Ibu Susu Untuk Bayi Tuan Sean

Langit berwarna biru keunguan, dan satu bintang terang muncul di atas atap rumah. Alya melirik jam dinding ruang keluarga. “Sudah waktunya tidur,” ujarnya lembut. Keempat anak itu masih enggan beranjak dari ruang bermain. Rey menguap lebar. “Aku mau dongeng,” katanya manja. Leon mengangguk cepat. “Aku juga!” Renzo menimpali, “Dongengnya tentang naga, Ma!” “Enggak, tentang peri!” protes Ruelle cepat-cepat.
8.58.9K viewsCompletedAdded to Library 196 Times as dongeng remaja
Read
+Library
Pocong Andong Penjemput Jiwa

Pocong Andong Penjemput Jiwa

Berminggu-minggu beberapa desa tampak seperti desa mati setelah malam tiba. Hal itu disebabkan karena banyaknya orang meninggal yang ditemukan pada pagi harinya dalam keadaan telungkup. Menurut kabar yang berbedar, mereka meninggal setelah bertemu pocong berwajah hancur dengan kedua bola mata merah besarnya. Kedatangan pocong tersebut juga selalu disertai dengan bunyi gemerincing andong, padahal di desa mereka sama sekali tidak ada yang mempunyainya. Jelas saja itu adalah andong gaib yang tengah ditunggangi oleh pocong penjemput nyawa. Hingga suatu malam, tepatnya pukul 20.10. Arkan yang baru saja pulang mengerjakan tugas di rumah temannya itu dibuat
91.7K viewsOngoingAdded to Library 58 Times as dongeng remaja
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status