Gerimis Bulan Desember
timpal tak beradab batinku yang lain.
"Mau makan, nggak?" ulangnya dengan wajah dingin.
"Iya, mau," jawabku pelan. Kalah tenaga deh aku, lemah karena kelaparan.
Kusendok mie goreng yang dihiasi telur ceplok sedikit kecoklatan itu. Tak lupa kukunyah potongan mentimun di sisinya. Hem, kenapa enak, ya? Sendokan kedua membuatku sepakat bahwa masakan Inu enak. Tentara bisa masak juga, ya?