Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
DIJODOHKAN MAMA

DIJODOHKAN MAMA

Angin meniup rambut panjangnya yang kusut, menyingkap sedikit mata yang tajam, penuh amarah yang ditahan. Tatapan itu tertuju lurus pada Ziva. Tanpa berkedip. Tanpa suara. Orang itu menggenggam sesuatu di tangan—sepotong kalung kecil, berbandul huruf “C” yang tergores samar. Ujung bibirnya membentuk senyum sinis. “Kalian pikir semuanya sudah selesai?” bisiknya, hampir tak terdengar di antara desir daun.
102.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai dou po cangqiong
Baca
+Pustaka
Kultivator Surgawi

Kultivator Surgawi

img:first-child]:pt-0 *:[img:first-child]:rounded-t-xl *:[img:last-child]:rounded-b-xl shadow rounded-md ring-1 ring-foreground/20 fix-size fix-edge chapter-theme" data-slot="card" data-size="default" data-variant="default"> Alam Rahasia Songquan, Wilayah Dongshan. "Ledakan!" Suara gemuruh yang memekakkan telinga.
1028.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 791 kali sebagai dou po cangqiong
Baca
+Pustaka
Shen Xiao

Shen Xiao

Pria bernama Li Juan sang pedagang yang terkenal di kota dengan bisnis besarnya sebagai penjual rempah-rempah ataupun juga tanaman obat-obatan yang biasa digunakan untuk membuat obat. Ia terkejut ketika menoleh ke samping melihat sosok pemuda berparas rupawan tengah berdiri tanpa eksperesi dibantu oleh tongkatnya. "Shen Xiao, apa kamu terbangun karena mendengar suara kami tadi?" ujarnya langsung bertanya. Mengenai ia mengetahui nama Shen Xiao, itu dikarenakan Shen Xiao menjawab dengan lirihan pelan ketika Li Juan menanyai namanya.
106.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 237 kali sebagai dou po cangqiong
Baca
+Pustaka
Demon Emperor

Demon Emperor

MEONG. --- Rate : 21++ 🤣
1012.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 505 kali sebagai dou po cangqiong
Baca
+Pustaka
Antara Aku dan Dia
Baca
+Pustaka
Thai Qu Cing Si Anak Kotoran

Thai Qu Cing Si Anak Kotoran

Semua tahu bahwa Ben Cong adalah wakil kepala Perguruan Long Ji. Pou Cong yang masih berdiri di tempatnya hanya bisa mendengus pelan. "Anjing ingin menggigit tuannya?" Sementara itu, Qu Cing tidak peduli dengan pernyataan Pou Cong sebelumnya. Ia merogoh sakunya dengan tangan gemetar, mengeluarkan sebuah botol kecil berisi cairan putih keruh—ramuan degan. Tanpa ragu, ia meneguknya hingga habis. Sensasi dingin langsung menjalar ke seluruh tubuhnya, menyegarkan otot-ototnya yang kelelahan dan mengisi kembali sebagian energinya.
108.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 178 kali sebagai dou po cangqiong
Tampilkan Ulasan (6)
Baca
+Pustaka
Donat Mblondo
Maaf ya... dua hari ini libur update dulu. karena saya habis melahirkan dan posisi masih di rumah bidan, jadi tidak sempat menulis. Saya usahakan, hari Senin mulai menulis lagi untuk melanjutkan ceritanya. Terima kasih ^^
Nuada Airlangga
tak kasih nama Jawa 'kepong taine sapi',buyut Cili penunggu desa Kemiren,Sunar udara rawatane buyut Cili,kalo nama desa bnyak yg lucu 'tegal campak,tamansuruh,kali bendo,Puthuk petung, Gedangan,siwuran,kedaleman'......
Baca Semua Ulasan
Duka Cita

Duka Cita

“Aku boleh ke sana, kan? Lapar, Cit.” Cita terkekeh kecil. “Mami bikin cah kangkung, sama ikan … pokoknya ikan goreng. Nggak tahu ikan apa tadi, ya? Terus, ada sambel terasi juga. Enak, loh, Mas! Oia, Mami juga bikin pisang goreng, sama—”
9.838.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 957 kali sebagai dou po cangqiong
Baca
+Pustaka
Kaisar Pedang Tertinggi

Kaisar Pedang Tertinggi

Ujar Zhi Shenzhen Mendengar perkataan yang jelas sangat menghina itu Du Jong melonjakkan energi Qi miliknya. Ia menguatkan pijakan kakinya untuk mendorong pedangnya agar menebas ranting kayu sekaligus leher Zhi Shenzhen. HIYAA!! Teriakan keras Du Jong terdengar dengan lonjakan energi Qi miliknya yang berkobar. Zhi Shenzhen sama sekali tidak bergeming. Bahkan ranting kayunya masih tetap tenang tanpa bergerak sedikitpun. Tetapi pedang milik Du Jong nampak bergetar dengan hebat mencoba menebas ranting kayu.
1010.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 277 kali sebagai dou po cangqiong
Baca
+Pustaka
Feng Ru Ai

Feng Ru Ai

Desak Qiang Ai mendengus. Apakah raut wajahnya sangat mudah ditebak? Mengapa gegenya seakan mengetahui bahwa ia sedang berbohong saat ini. "Aku tidak berbohong gege, aku hanya memikirkan hal apa saja yang akan aku lakukan setelah seminggu lebih terkurung dikediaman" kilah Ai
912.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 480 kali sebagai dou po cangqiong
Baca
+Pustaka
Pangeran Pendekar Terasing

Pangeran Pendekar Terasing

kata Zhao Kong sembari menjura hormat. “Tak salah memang orang-orang menjulukimu Si Peneduh Angin, dengan sekelebat tangan kau mampu menghancurkan pintu besar itu,” ujar Chiu Sek, pendekar sakti yang dikenal kejam. “Akhirnya perjalananku dari Dali tidak sia-sia. Sudah lama kudengar nama besar Pangeran Zhao Kong, kini beruntung dapat bertatap langsung,” ucap Duan Fang You dengan senyum lebar.
8.217.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 675 kali sebagai dou po cangqiong
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status