Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
DIOFANO

DIOFANO

Bintang yang ada disekitar Dio pun jengah dengan apa yang dilihatnya, kemudian ia menyentak “lo kenapa dah?” “Nggak apa – apa.” “Ck, klasik banget kek cewek.” “Emang kok.” “Tapi gestur lo seolah berkata kalau lo nggak apa – apa.” Merasa terusik dengan perkataan Bintang, Dio pun tak tinggal diam ia melempar kaleng pocari bekas minumnya tadi pada Bintang “jangan sok jadi mbah dukun” “Tapi benarkan kata gue? Minat berbagi nggak?”
103.0K viewsOngoingAdded to Library 87 Times as dou po cangqiong
Read
+Library
Premanku Canduku

Premanku Canduku

Jantungku semakin dag-dig-dug tak karuan. ^*^
1011.9K viewsOn holdAdded to Library 321 Times as dou po cangqiong
Show Reviews (24)
Read
+Library
athena_vivian
Yudis, secara psikologis udah berumur, pastinya emosinya kaya naik-turun gunung, ga terkendali, maunya diperhatiin dan di emong. sikapnya yang demikian bisa terjadi lantaran ada 'sesuatu' yang mengganjal di benaknya. Dikit2 ngambek, marah, apalagi pas tau kalo istri pertamanya kaya Madame Antoinette
Diajheng WD
yudiss udah tua.. miskin pula.. ga bersyukur dapet daun muda masih kinyis2.. masih juga si firda mau bertahan walo kekurangan.. mana kurang belaian jugaa... mudah2an aja si firda puber ke dua gituhhh.. biar ditinggalin tuh si yudisss........... daoet berondong yang gagah perkasaa..eaa...eaaaa.........
Read All Reviews
Sang Penggoda

Sang Penggoda

ujar lelaki yang bernama Dio pada Rindu. “Terus, memangnya kenapa kalau kita satu angkatan? Kamu mau apa?” tanya Rindu pada Dio. “Aku hanya ingin kenalan sama kamu, Rindu. Memangnya gak boleh ya!” jawab Dio sopan pada gadis cantik itu.
3.0K viewsOngoingAdded to Library 104 Times as dou po cangqiong
Read
+Library
Dendam Sang Bintang

Dendam Sang Bintang

tanya Bintang pura-pura tak tahu fungsinya. "Bukan, sebaliknya ini sangat beracun," jawab lelaki tua itu tanpa ekspresi. Bintang hanya menyaksikan dalam diam. Ketika lelaki tua itu mulai merebus dua ruas daun beracun itu. Setelah selesai merebus daun beracun itu, lelaki tua itu mendekati Bintang dan berkata, "Minumlah air rebusan ini dan habiskan." Bintang menatap gelas kecil yang berisi rebusan air daun beracun.
7.56.2K viewsCompletedAdded to Library 210 Times as dou po cangqiong
Read
+Library
O, Yang Mulia!

O, Yang Mulia!

"Ck! Slime! ~Bersambung~
104.1K viewsCompletedAdded to Library 115 Times as dou po cangqiong
Read
+Library
Dahaga Cinta

Dahaga Cinta

Dari depan pintu pria itu dapat mendengar suara tawa yang begitu ia kenal sekaligus asing di telinganya. "Itu dia cucuku," ucap seorang pria berusia tujuh puluh tahunan. "Hayden ke mari," pinta pria itu sembari melambaikan tangannya. Pria yang tak lain Hayden itu tersenyum kemudian mendekat. Ia duduk di samping kakeknya. Kemudian menatap seseorang yang duduk di seberangnya, yang ia yakini memiliki usia yang sama dengan kakeknya. Hayden menunduk hormat bermaksud menyapa. Dibalas senyuman oleh pria itu
102.7K viewsOngoingAdded to Library 53 Times as dou po cangqiong
Read
+Library
Sang Penghancur Langit

Sang Penghancur Langit

Crasssssss! Aaaaaaaaaaaaaaaaa!
9.466.3K viewsCompletedAdded to Library 2.1K Times as dou po cangqiong
Show Reviews (13)
Read
+Library
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
k2pro010
ceritanya bagus, cuma kenapa banyak sekali cerita yang gantung, cerita belum selesai sudah ditinggalkan begitu saja tanpa ada kelanjutannya, malah beralih ke jalan cerita yg lain, jadi mudah ditebak pasti ending nya gantung juga ini
Read All Reviews
Dosa Dalam Pelukan Brondong

Dosa Dalam Pelukan Brondong

* Sore itu, Sheana duduk di hadapan sosok yang terlalu tenang untuk situasi sepanas ini-Dian Maheswari. Wanita paruh baya dengan aura kekuasaan yang tertanam dalam nada bicaranya, dalam caranya memutar cangkir teh meski tidak diminum. Matanya tajam, bibirnya tipis, dan tidak ada senyum hari ini. Dirga berdiri di sisi kanan ruangan, dekat rak buku. Ia tak duduk. Ia juga tidak bicara. "Jadi," suara Dian pecah, tenang namun memotong udara seperti silet. "Apa yang Mama dengar itu benar?"
1.3K viewsOngoingAdded to Library 47 Times as dou po cangqiong
Read
+Library
Dua Kakak Tiriku Yang Posesif

Dua Kakak Tiriku Yang Posesif

​PRANG! ​
1018.2K viewsOngoingAdded to Library 563 Times as dou po cangqiong
Read
+Library
Dok, Please Cukup!

Dok, Please Cukup!

Otot paha dan perut Nindy menegang sangat kaku selama beberapa detik saat aliran darahnya menumpuk maksimal pada bagian panggulnya. Nindy mengerang panjang dengan suara yang sangat melengking saat tubuhnya akhirnya mencapai puncak kepuasan pertama dengan sangat hebat. Cairan bening merembes keluar dengan sangat deras hingga membasahi seprai ranjang dan pergelangan tangan Malik.
2.9K viewsOngoingAdded to Library 61 Times as dou po cangqiong
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status