Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
BRONDONG TENGIL BU DOSEN!

BRONDONG TENGIL BU DOSEN!

"Awww ... aahhh pelan pelan, Lang ... aahhh ..." "Udah pelan ini, Mayang ... tahan doong ... punya aku udah bengkak gini saja masih tahan ..." "Ihhh beda laahh ... tempat aku lebih sensitif ... sakit ... aahhh pelaaannn!!" "Duuhh lebaay ah Bu Dosen... gemes deh jadi pengen nyiksa ..."
1047.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai dou po cangqiong
Baca
+Pustaka
Dijodohin

Dijodohin

PoV Salsa Malam ini nih gue lagi clubbing bareng temen geng dan juga Bagas. Awalnya kami duduk di satu meja mesen cocktail. Tapi karena Clarin sama Maya udah turun ke dance floor, udah joget-joget binal gak karuan.
109.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 338 kali sebagai dou po cangqiong
Baca
+Pustaka
Jin Qorin, Sang Kembaran Jiwa

Jin Qorin, Sang Kembaran Jiwa

Kembaran Susanti berkata sambil menginjak dada wanita keji dengan lutut kakinya. Mulut Bayu komat-kamit mengucapkan doa khusus yang dapat menjinakkan Jin. “Hei, Dina atau lebih tepatnya Jin Kembaran Dina, aku ingin bertanya kepadamu. Jawab dengan jujur!” Bayu menegur Jin Qorin Dina. Mungkin karena Bayu telah membaca doa atau memantrai Kembaran Dina, mata dan wajah Kembaran Dina mendadak menjadi tanpa ekspresi dan tenang.
9.315.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 374 kali sebagai dou po cangqiong
Baca
+Pustaka
Dosa di Ranjang Sang Penguasa

Dosa di Ranjang Sang Penguasa

ೀ⋆。🌷𓂃˖˳·˖ ִֶָ ⋆🌷͙⋆ ִֶָ˖·˳˖𓂃 ִֶָ
1.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai dou po cangqiong
Baca
+Pustaka
Dosa dalam Cinta

Dosa dalam Cinta

Suara napasnya terdengar berat, tercekik, seolah udara di dalam ruangan mendadak menjadi terlalu pekat untuk dihirup. Dan di antara kilatan petir yang menyambar di luar, cahaya terang memantul sejenak di dada pria itu. Liontin. Liontin yang sama. Ukiran yang sama. Bentuk yang sama. Liontin yang pernah Citra lihat tergenggam di tangan Satrio, kini terayun di dada pria itu, bergoyang perlahan seirama dengan detak jantung yang menggema di telinga Citra.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai dou po cangqiong
Baca
+Pustaka
Topeng Sang Dokter

Topeng Sang Dokter

Dokter Jack tertawa kecil, lalu menunjuk ke sudut ruangan. Ada sebuah kamera CCTV di sana. “Tadi kita berdua bermain dengan sangat senang, aku juga sudah mengobatimu, sekarang kamu mau lepas tangan begitu saja?” “Aku orang yang sangat menjaga reputasi. Karena sudah bilang akan menyembuhkanmu, aku pasti akan menyembuhkanmu. Kamu harus menemaniku bermain beberapa kali lagi, aku harus memastikan penyakitmu itu lenyap.”
5.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 202 kali sebagai dou po cangqiong
Baca
+Pustaka
Premanku Canduku

Premanku Canduku

] [Jangan mentang-mentang ada brondong terus kamu melupakan aku] [Gak mungkin lah. Aku gak yakin ada yang sanggup menandingi keperkasaanmu. Si Ipang itu masih kaya anak ingusan, gak jauh beda dengan si Hendy dan berondong-bronndong kampung lainnya, hehehehe] Bunda Eni semakin larut dalam chat bahagia bersama seorang lelaki yang disebutnya si gantengku.
1012.1K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 327 kali sebagai dou po cangqiong
Tampilkan Ulasan (24)
Baca
+Pustaka
Ar_key
Sepertinya si Firda terlalu terlena dengan balutan masa lalu yang membuatnya melayang ke surga. Demikian juga dengan Yudis yang asyik dengan si Lina yang membuatnya buta. Sepertinya Firda lebih tertarik dengan BIMO nama yang selalu terukir di hatinya hingga lupa dengan suami
Ntaelia
Nama yang cocok untuk lelaki misterius menurut aku, "Darma Subagja" bisa dipanggil Darma atau Bagja, nama yang terdengar sedikit kampungan tapi gak pasaran. Btw, si Gavin ih, Astaghfirullah banget godain bini orang mending sama aku aja hahaa becandaaa! Huhuhuu ....
Baca Semua Ulasan
Giok Langit

Giok Langit

Di dagu kanannya terdapat tahi lalat kecil, tetapi di sisi kirinya terdapat bekas luka sayat yang cukup panjang. Semua orang langsung dapat menduga bahwa sosok nona muda yang sedang naik kuda itu adalah seorang pendekar karena bertenggernya pedang beronce merah di punggung. Benar-benar menambah kegagahannya. Dia ini bukan lain adalah Lu Cang Er, putri Lu Kwan murid Cao Yin si Pertapa Putih.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai dou po cangqiong
Baca
+Pustaka
Pocong Andong Penjemput Jiwa

Pocong Andong Penjemput Jiwa

Berminggu-minggu beberapa desa tampak seperti desa mati setelah malam tiba. Hal itu disebabkan karena banyaknya orang meninggal yang ditemukan pada pagi harinya dalam keadaan telungkup. Menurut kabar yang berbedar, mereka meninggal setelah bertemu pocong berwajah hancur dengan kedua bola mata merah besarnya. Kedatangan pocong tersebut juga selalu disertai dengan bunyi gemerincing andong, padahal di desa mereka sama sekali tidak ada yang mempunyainya. Jelas saja itu adalah andong gaib yang tengah ditunggangi oleh pocong penjemput nyawa. Hingga suatu malam, tepatnya pukul 20.10. Arkan yang baru saja pulang mengerjakan tugas di rumah temannya itu dibuat
91.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai dou po cangqiong
Baca
+Pustaka
DANYANG

DANYANG

Wanita itu mengulurkan tangannya dan angin lembut datang dari arah hadapan mereka. "Aku hanya datang ke tempat di mana sosok itu berasal. Melihat tempat ini begitu hijau, kita mungkin tidak jauh dari Danyang." Dalu menjawab sambil memejamkan mata. Mendengar nama Danyang disebut, Dayu sedikit bergetar. Meski sedang memejamkan mata, sepertinya Dalu bisa merasakan ketakutan Dayu, sehingga dia tersenyum dan meraih tangan Dayu untuk kemudian diarahkan ke pundaknya.
107.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 191 kali sebagai dou po cangqiong
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status