Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
KELAMBU MERAH JAMBU

KELAMBU MERAH JAMBU

Morning bell are ringing Morning bell are ringing Ding dong ding Ding dong ding Jam weker yang selalu kuletakkan di kepala tempat tidur memberai seluruh ingatanku tentang Papa. Tentang keputusan terberat dan terbesar dalan hidupku. Oh, ooohhh, sekaligus mengingatkanku pada janji dengan Shopia. Andai Doraemon itu nyata, aku ingin menjadi Nobita dan meminta bantuannya untuk melipat waktu. Yeaaahhh, sepertinya lebih baik Cipta Karya Abadi bangkrut total. Well, banyak kan, pengusaha yang sukses setelah mengalami kebangkrutan? Iya, kan? Banyak, kan?
1020.7K viewsCompletedAdded to Library 558 Times as ding dong
Read
+Library
NODA

NODA

goda Denis setengah berteriak. "Sttt ... kalau nggak dapet ini, perjaka tua beneran abangmu. Diam!"
9.9189.8K viewsCompletedAdded to Library 7.0K Times as ding dong
Show Reviews (36)
Read
+Library
lilis lilis
keren habisss... singkat padat jelas tidak bertele tele. romantis, sedih dan happy ending. tbanyak pelajaran yg bisa dipetik dari kisah ini. terimakasih sudah menyuguhkan cerita yg alurnya seperti kehidupan nyata.
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Read All Reviews
Brondong Toxic

Brondong Toxic

Asti berseloroh. "Ya didoain aja lah ya biar cepet ketemu jodohnya," kata Arum. "Aamiin… paling keras!" jawab Asti kencang.
4.7K viewsOngoingAdded to Library 137 Times as ding dong
Read
+Library
DINAR

DINAR

dinat bertanya dengan cemas Tapi tidak ada jawaban dari dalam, sehingga membuat dinat tambah cemas, dan mulai mengetuk pintu kamar ayahnya. "ayah, apa kau ada didalam?, apa yang terjadi? Bolehkah aku masuk?" dinar memberikan pertanyaan dengan cepat, tapi tetap tidak ada jawaban dari dalam, semua hening tanpa ada suara sedikitpun. Dinar bertambah cemas dan berniat mendobrak pintu kamar ayahnya. Dinar mulai menghitung untuk mendobarknya dengan kuat,
105.9K viewsCompletedAdded to Library 158 Times as ding dong
Read
+Library
DENDAM

DENDAM

Part15 Terdengar suara gaduh dari dalam, membuatku semakin panik. Akhirnya aku memutuskan untuk mendobrak pintu kamar Ibu Mumun. "Alia .... benar-benar keterlaluan kamu!" bentakku. Alia membalikkan badannya, ia menyunggingkan senyum, seraya menggendong kucing milik Mamah. "Al, kenapa kucing Mamah kamu bawa kesini?" tanyaku, berusaha tenang.
1024.8K viewsCompletedAdded to Library 619 Times as ding dong
Read
+Library
Godaan Nakal Brondong Manis

Godaan Nakal Brondong Manis

Tengah malam, kesunyian di jalan RedPaper terbelah suara gonggongan anjing liar. Suara langkah tergesa dan nafas berat terdengar di sela hembusan angin malam yang lembab. Caroline yang berkeringat terasa hampa, tubuhnya yang setengah telanjang bangkit terhuyung melangkahi tubuh suaminya yang sudah terlelap setengah jam lalu.
104.0K viewsOngoingAdded to Library 146 Times as ding dong
Read
+Library
Kaisar Pedang Tertinggi

Kaisar Pedang Tertinggi

Ujar Zhi Shenzhen Mendengar perkataan yang jelas sangat menghina itu Du Jong melonjakkan energi Qi miliknya. Ia menguatkan pijakan kakinya untuk mendorong pedangnya agar menebas ranting kayu sekaligus leher Zhi Shenzhen. HIYAA!! Teriakan keras Du Jong terdengar dengan lonjakan energi Qi miliknya yang berkobar. Zhi Shenzhen sama sekali tidak bergeming. Bahkan ranting kayunya masih tetap tenang tanpa bergerak sedikitpun. Tetapi pedang milik Du Jong nampak bergetar dengan hebat mencoba menebas ranting kayu.
1010.5K viewsOngoingAdded to Library 262 Times as ding dong
Read
+Library
Bertukar Tubuh dengan CEO Tampan

Bertukar Tubuh dengan CEO Tampan

KRING! Suara dering dan getaran ponsel yang ada di dalam saku, membuat Judy segera mengambil benda tersebut. Untuk sesaat kening dan tatapan matanya yang berwarna hijau itu memicing, tatkala mendapati nama Lu Dong tertera pada layar ponselnya. “Halo, paman,” sapa Judy. “Mana janjimu itu, saat kau bilang akan menyingkirkan menantu sampah itu dari rumahku?!” Lu Dong berteriak di balik ponselnya.
107.0K viewsCompletedAdded to Library 238 Times as ding dong
Show Reviews (17)
Read
+Library
Oei Monica
Halo guys! Maaf semalam ada kekeliruan kasih nomor bab. Seharusnya kemarin aku up Bab 122 - Berlomba Untuk Mendapatkan Informasi. Judul dan isi bab sudah bener ya, cuma angkanya aku salah tulis Bab 123. Sudah aku edit. Tinggal tunggu lolos saja. Barusan aku up Bab 123 - Dia Terlalu Meremehkan.
DUCATI MONSTER
Tukang drama di novel ini? LU DONG Tukang selingkuh di novel ini? LU DONG Mertua kejam di novel ini?LU DONG Ayah dan suami kikir di novel ini? LU DONG Pria serakah di novel ini? LU DONG Yang pengecut juga LU DONG! Kabur cuy! wkwkkk Cepat Thor bikin mampus nih orang!
Read All Reviews
Dosen Dingin itu Ayah Anakku

Dosen Dingin itu Ayah Anakku

Penasaran, akhirnya Gayatri membuka pesan. Ini gue, Windy. Ada hal penting yang mau gue omongin. Angkat teleponnya. "Ya, Win. Ada apa?" Mengetahui yang meneleponnya adalah Windy, Gayatri segera mengangkat telepon tatkala Windy kembali menghubungi. "Gue lupa mau ngasih tahu lo sesuatu. Lo inget waktu kita nggak sengaja ketemu tempo hari di gerai perlengkapan bayi?"
1052.0K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as ding dong
Read
+Library
Dendam Sang Bintang

Dendam Sang Bintang

Kenapa ilmu beladiri-nya sama persis denganku? Pertanyaan demi pertanyaan muncul di dalam benak Diego Smith. Dia langsung mengambil kembali berkas yang diremasnya. Kemudian dia menekan tombol berwarna hijau. "Ada apa, Diego? Apa kamu sudah memutuskannya?" tanya Stiven dari seberang. "Ke sini sekarang juga." Tut ... Tut ... Tut .... Diego langsung memutuskan panggilan telepon secara sepihak.
7.56.4K viewsCompletedAdded to Library 247 Times as ding dong
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status