DILEMA DUA HATI
Fahmi duduk di teras, takut pulang ke rumah, seperti ada yang ingin menerkamnya.
“Oh, iya, aku, kan, diberikan sebuah kitab online, coba saja aku baca.” Fahmi membuka ponselnya. Ia mendapatkan itu dari guru ngajinya, katanya supaya tak gugup di malam pertama. Fahmi baca bagian pembukaan masih bisa dimaklumi bahasanya, makin lama isi kitab itu makin membuatnya resah, karena itu hanya diberikan bagi murid lelaki yang akan menikah.
Chapitres populaires