Ditiduri Majikan
“Makasih ya, Mas. kamu tetep mau menjadikan aku istri. Walau kamu tau aku bukan orang berpendidikan tinggi. Aku juga bukan dari keluarga kaya. Aku Cuma seorang pembantu di rumahmu yang kebetulan kamu tiduri.”
“Nad,” seru Lingga, membalas kecupan Nada di bibir juga. Melumat bibir itu lalu mengecup kening Nada cukup lama. “Aku mencintaimu, Nada. Aku berharap kamu akan tetap menjadi jodohku, di dunia dan di akhirat.”
Nada tersenyum bahagia. “Aamiin, do’aku sama. Sama seperti kamu. I lov yu, Mas Lingga.”