TETANGGA TAPI PANAS
"Aku cuma nulis online kok, di aplikasi gitu. I-itu pun ceritanya... kisah cinta anak remaja biasa. Nggak cocok buat dibaca bapak-bapak."
Reza terbatuk pelan, menyembunyikan tawa yang hampir meledak. Saat mata Papah dan Mamahnya tidak memperhatikan, Reza menatap Ruby dan mengedipkan sebelah matanya dengan sangat lambat. Sebuah godaan terang-terangan yang membuat napas Ruby tertahan.
"Oh, gitu. Tetap aja Papah bangga," senyum Papah Reza tulus. Pria itu lalu menatap pakaian Ruby yang rapi. "Ini rapi banget, kamu mau ke mana, By?"
Bab Populer