Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Terpaksa Satu Atap

Terpaksa Satu Atap

"Hai istriku... Mau ikutan nonton live drama gak?" Tanya Arthur pada Yuana yang kini sedang selonjoran sambil nonton drakor di laptopnya.. "Live drama apaan? Ini juga lagi nonton drakor Mas." Tanya Yuana balik karena tidak paham dengan ucapan Arthur yang terdengar ambigu itu.
10605 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai drama arti
Baca
+Pustaka
Perjalanan Waktu Istri yang Dikhianati

Perjalanan Waktu Istri yang Dikhianati

dia tumbuh menjadi gadis yang baik. "Lebih dari baik. Aku tidak melebih-lebihkan. Itu faktanya. Anda lihat semua orang yang berkumpul di rumah ini, kan? Mereka.. adalah orang-orang yang di selamatkan Diara dari keterpurukan. Ia membentuk sebuah kelompok teater bersama Hara. Baginya, mungkin itu wadah untuk menunjukkan kreasi. Tapi, bagi mereka.. itu adalah mata pencaharian."
102.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai drama arti
Baca
+Pustaka
EGO

EGO

dan "kenal" "Art style adalah benda mati yang merupakan visualisasi dua dimensi dari makhluk hidup." "Apa yang kamu maksud itu... Nama sketsa, gambar, atau lukisan?" tanya pemuda itu, ia tertarik dengan perbincangan kali ini. Dilepaskannya gagang sendok. Mengambil gelas minumnya untuk menelan seteguk air. "Tepat." Balas Elzora. Obrolan sederhana membawa pikiran pemuda itu dalam kesenangan yang sempat hilang. Sampai tak sadar bahwa mereka belum saling mengenal.
4.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai drama arti
Baca
+Pustaka
Sadena

Sadena

"Yaudah diem." Sadena tertawa kecil namun Selin tak melihatnya. Acaranya pentas drama pun dimulai dengan pembacaan puisi. Disorot lampu berwarna putih hingga fokus penonton hanya ke arah pembaca itu. Lalu para pemain silih berganti demi memainkan peran masing-masing. Tema drama yang disajikan malam ini adalah persahabatan. Selin menontonnya dengan fokus dan tenang.
1011.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 454 kali sebagai drama arti
Baca
+Pustaka
Pelajaran Panas Dengan Ayah Muridku

Pelajaran Panas Dengan Ayah Muridku

Arvendra yang baru membersihkan tumpahan susu, akhirnya bersuara, “Kalau drama, biasanya ada adegan lanjutannya.” Dia menatap Anindya singkat, tapi cukup untuk membuat gadis itu membeku. ‘Adegan lanjutan apa maksudnya?!’ batin Anindya bingung.
1035.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai drama arti
Baca
+Pustaka
Desahan di Kamar Pembantu

Desahan di Kamar Pembantu

Tumpukan DVD dan unduhan digital berjejer rapi, semua drama Korea dan film Barat yang direkomendasikan Rudi dan Gia, plus beberapa judul yang disebut Nala. Bara menonton dengan serius. Bukan sekadar menikmati cerita, tapi menganalisis. Adegan demi adegan, dialog demi dialog. Ia seperti mahasiswa yang sedang menyusun skripsi tentang ”Bagaimana Melamar Wanita Pujaan Hati dengan Sempurna.”
9.8328.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.9K kali sebagai drama arti
Baca
+Pustaka
Hidup Rata Yang Mulai Bergelombang

Hidup Rata Yang Mulai Bergelombang

Tanyaku sekali lagi, berharap pria ini dapat memahami dan menjawab pertanyaanku segera. “Ohhh itu... Aku sedang... berlatih. Ya, aku sedang berlatih dialog drama dengan Kak Hera.” Jawab Barra dengan terbata-bata. “Drama? Drama katamu!? Proyek dramamu dengan Kak Hera itu sudah tamat, Barra... Kamu tadi merayakan penyelesaian proyek drama kalian, bukan??” Ucapku yang heran dan belum bisa menerima jawaban darinya.
4.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 131 kali sebagai drama arti
Baca
+Pustaka
REKENING RAHASIAKU

REKENING RAHASIAKU

Pengintaian serta permainan drama ini dijalankan secara serius dan dengan perhitungan yang akurat tentu saja. Di depan Adi dan Mbak Winda aku selalu menampakan wajah suntuk. Itu adalah perlambang bahwa jiwaku sedang ada dalam tekanan akibat masalah rumah tangga. Tentu saja dengan gaya sok bijak, mereka akan berikut motivasi, tepatnya provokasi untuk meninggalkan Mita. *
9.211.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 406 kali sebagai drama arti
Baca
+Pustaka
Tukang Pijat Tampan

Tukang Pijat Tampan

“Nggak harus sama dengan yang di naskah. Tapi intinya begitu! Esensinya nggak jauh. Itu kan cuma ekspresi. Bukan informasi. Jadi, kamu bisa bebas pilih kata-kata, dan mencari cara mengucapkannya. Yang tadi itu oke. Ada emosi yang jujur. Alami. Dan itu yang kamu olah, kamu mainkan. Akting itu yang seperti itu. Bukan pura-pura, bukan gaya-gayaan dan sok dramatis. Nanti jatuhnya malah kayak aktor karbitan, Dit!” Adit menghela napas. Kini ia mengerti. Dan kini ia bisa memahami apa maksud mereka. Adit juga ingat drama-drama pendek yang ia tonton dan ia komentari. Ia tak ingin seperti itu. Akting dengan cara norak. Tidak alami. “Lanjut Mas!” kata Rendra.
10579.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23.2K kali sebagai drama arti
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status