Bersinar setelah Diselingkuhi
"Lucia, Sayang, jangan tegang begitu. Sini, mendekat pada Ibu."
Lucia, yang sejak tadi meremas jemarinya sendiri karena gugup, melangkah maju dengan ragu. "Nyonya Victoria... saya—"
"Ibu, Lucia. Panggil Ibu," potong Victoria lembut namun tak terbantahkan. Ia meraih kedua tangan Lucia, menggenggamnya dengan hangat. "Ibu tahu kau baru saja menandatangani kontrak untuk drama bersama Arthen? Syutingnya akan dimulai sebentar lagi dan akan ada jadwal di luar kota pertengahan bulan depan yang pastinya akan memakan waktu tiga bulan penuh. Benar?"