Rayuan Maut Para Tetanggaku
Ardi mendekat, menyeringai lebar, "Pagi-pagi udah nonton drama Korea, romantis juga lu."
"Otak lu harus segera di scan, ini drama India bukan Korea." kataku, memegang dahinya dengan punggung tanganku.
"Lu kira gue stres, ajarin gue Bim buat deketin Mbak Nadira." jawabnya berbisik.
Tak berapa lama, Bu Sarah dan Mbak Vania datang lebih awal, Ardi segera kembali ke meja kerjanya.