Magang Di Pelukan CEO
“Pak, saya udah minum dua gelas teh tarik. Mau nambah, tapi takut perut saya konser lagi.”
Shaquelle ketawa. “Santai. Mumpung lagi happy, mau nambah minuman lain?”
Aurelie mengangkat satu alis, skeptis. “Mau ngeracun saya ya, Pak?”
Shaquelle mengangkat kedua tangan. “Enggak. Biar kamu bisa lebih rileks. Tenang aja, aku gentleman.”
Aurelie mikir sebentar, akhirnya mengangguk.
Shaquelle pesan dua gelas mocktail ringan—tanpa alkohol keras, cuma soda, buah, dan sirup.
Hot Chapters