Saat Aku Salah Membencimu
“Udah rapi eksekusi kita, nggak ada yang tahu. Selesai.”
Dion tidak langsung menjawab, tangannya mengepal pelan di atas paha. Arga yang duduk di sampingnya hanya diam, tapi jelas pikirannya tidak tenang. Sementara itu, Lintang yang berada di kursi pengemudi tetap fokus ke jalan. Kedua tangannya mantap di setir, tidak ikut tertawa dan idak juga menanggapi. Namun semua yang dibicarakan masuk, terekam jelas di pikirannya. Lampu merah memaksa mobil berhenti. Untuk beberapa detik, hanya suara mesin yang terdengar. Lintang menatap lurus ke depan, kilatan cahaya dari luar sesekali memantul di matanya dan tanpa sadar pikirannya kembali ke satu hal, tatapan Hazel, tangisnya dan kalimat itu, 'Aku ngga
Chapitres populaires