Anak Haram yang Dibenci Ayahku
Perintah itu muncul tanpa efek dramatis, tanpa suara tambahan, hanya satu baris sederhana di bawah tulisan sebelumnya, tetapi cukup untuk mengubah arah seluruh situasi di ruangan itu, karena kata-katanya tidak memberi pilihan, tidak menawarkan alternatif, dan tidak meninggalkan ruang untuk negosiasi.
Monica menatapnya dalam diam, membaca ulang beberapa kali seolah berharap maknanya berubah, tetapi semakin ia memahami, semakin jelas bahwa ini bukan sekadar akses, melainkan pemicu dari sesuatu yang jauh lebih besar.
“Execute lineage protocol.”
Isaac langsung mendekat, matanya menyapu layar dengan cepat, mencoba memahami konteksnya. “Ini bukan perintah biasa, ini level sistem inti.”
Hot Chapters